Turnamen Futsal Menpora Cup 2019 Antar Unit dan Stakeholder

Deputi III Juara Futsal Piala Menpora 2019

Hermansyah
Deputi III Juara Futsal Piala Menpora 2019
Tim Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora juara futsal Piala Menpora 2019

Jakarta, HanTer - Segenap upaya dan kerjakeras tim futsal Deputi III akhirnya membuahkan hasil yang manis. Ya, istilah usaha tidak akan menghianati hasil patut disandang oleh Budi Ariyanto Muslim cs, setelah meraih gelar juara dalam turnamen Futsal Menpora Cup 2019 Antar Unit dan Stakeholder dilingkungan Kemenpora.

Kemenangan dramatis melalui adu pinalti dengan skor akhir 6-5 itu di dapat saat menghadapi tim futsal INAPGOC, yang berlangsung di lapangan futsal kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (22/3/2019).

Hasil ini mengulang capaian tujuh tahun silam, di mana pada tahun 2012 lalu juga sukses berada di podium tertinggi usai mengalahkan tim Deputi IV dengan skor tipis 4-3 melalui perpanjangan waktu.

Sejatinya, INAPGOC sebagai tim underdog yang tampil tanpa beban mampu mencetak gol terlebih dulu diawal babak pertama melalui sontekan Lutfi yang memperdayai kiper Ery Abdullah. Namun dengan cepat Budi Ariyanto menyamakan keadaan menjadi 1-1. Akan tetapi Lutfi kembali membawa INAPGOC unggul menjadi 2-1. Kondisi tersebut bertahan hingga turun minum.

Pasca melepas dahaga, tim Deputi III kembali menyamakan keadaan menjadi 2-2 melalui sentuhan tipis Fadly Potu. Tak hanya berhenti disitu, pemain yang bergelar topskorer melalui torehan 14 golnya tersebut mampu membuat tim racikan Rika Aninggar Fitriasari berbalik memimpin dengan skor 3-2, namun tim INAPGOC sukses menyamakan kedudukan menjadi 3-3 beberapa menit jelang waktu normal berakhir melalui sentuhan manis Pariza.

Melalui hasil imbang ini maka langsung dilakukan drama adu pinalti. Usman Ali Mustofa yang dipercaya menjadi algojo pertama dari tim Deputi III sukses melaksanakan tugasnya dengan baik. Begitu pula terhadap Irfan Hadiansyah dan Fadly Potu berhasil menyelesaikan misi yang diembannya. 

Petaka malah datang di kubu tim INAPGOC. Roni dan Riswan selaku eksekutor tendangan pinalti sukses memperdayai Ery Abdullah yang dipercaya berada dibawah mistar gawang tim Deputi III.

Namun kali ini dewi keberuntungan sedang tidak memihak kepada Lutfi, sang kapten INAPGOC yang sebelumnya menorehkan dua gol keunggulan diwaktu normal. Tendangan nomor punggung 16 itu mampu dibaca dengan jelas arah bolanya oleh kiper Ery Abdullah. 

Dalam perjalanan menyusuri tangga juara, dibabak penyisihan Grup C, tim Deputi III membuka kemenangan 2-1 atas TU Menteri. Dilaga kedua, tim yang dimanajeri oleh Margono itu menang besar dari tim Deputi I dengan skor 12-1.

Kemenangan demi kemenangan pun kembali menghinggapi tim Deputi III. Menghadapi PP PON dilaga ketiganya, mereka menang 3-1 dan untuk mengklaim sebagai juara Grup C dalam laga terakhir babak penyisihan, mereka menundukkan tim BRI dengan skor 5-1. 

Guna meraih tiket semifinal, tim Deputi III terlebih dulu menundukkan tim Media dengan skor 5-1. Mereka sukses berada di partai puncak usai mengalahkan tim Deputi II dengan skor tipis 2-1, kemudian ditutup oleh kemenangan terakhir mereka di partai pamungkas saat menghadapi tim INAPGOC dengan skor 6-5.

"Alhamdulillah gelar juara yang pernah kita raih pada tahun 2012 lalu, kini mampu kita raih kembali. Ini merupakan hasil kerjakeras tim, karena tanpa adanya usaha dan keinginan maka tak akan ada pula prestasi tertinggi seperti ini," ucap pembuka kran kemenangan tim Deputi III Budi Ariyanto Muslim pasca laga yang diikuti tangis haru bahagia.

Deputi III Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta yang langsung menyaksikan jalannya partai final dibangku VVIP hingga selesai, memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang mengikuti gelaran ini pada umumnya dan khususnya kepada tim Deputi III yang berhasil tampil menjadi juara. "Syukur Alhamdulillah tim futsal Deputi III berhasil menjadi juara dalam turnamen ini dengan sempurna tanpa mengalami kekalahan," ucap Raden Isnanta.

"Semoga melalui ajang ini dapat dijadikan penyemangat untuk terus berolahraga, apapun olahraganya, karena tidak akan ada prestasi tanpa partisipasi, sehingga prestasi akan lahir dari partisipasi besar yang dimulai dari pembudayaan olahraga di dalam individu masing-masing," tutur Raden Isnanta.

Atas kemenangan ini, tim futsal Deputi III berhak atas trophy juara dan uang hadiah sebesar Rp7.500.000, ditambah bonus Rp2.500.000 dari Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto. Peringkat kedua yang didapat oleh tim INAPGOC berhak menggondol tropy dan uang hadiah sebesar Rp5.000.000. Sedangkan peringkat tiga bersama yakni tim Dep II dan RSON masing-masing mendapat uang tunai sebesar Rp2.000.000.

Sementara itu, pemain Deputi III Fadly Potu yang tampil sebagai topskorer melalui torehan 14 golnya. Masih dari tim Deputi III, giliran Irfan Hadiansyah yang diganjar sebagai pemain terbaik. Sedangkan Abdul Rafur menyandang gelar pemain terbaik usia diatas U-35. Kesemuanya itu diganjar uang tunai sebesar Rp500.000 dari panitia penyelenggara atas performa mereka selama turnamen.