Turnamen Futsal Menpora Cup 2019 Antar Unit dan Stakeholder

The Jakmania Offside Jakarta Bawa Tim Deputi III ke Final

Hermansyah
The Jakmania Offside Jakarta Bawa Tim Deputi III ke Final
Herdianto Wibowo (kanan) The Jakmania Offside Jakarta boyong dua gol kemenangan tim Deputi III Kemenpora atas tim Deputi II

Jakarta, HanTer - Tim futsal Deputi III Kemenpora Pembudayaan Olahraga genggam tiket Final dalam turnamen Futsal Menpora Cup 2019 Antar Unit dan Stakeholder dilingkungan Kemenpora yang berlangsung di lapangan futsal kantor Kemenpora, Rabu (20/3/2019).

Kepastian itu didapat oleh tim racikan Rika Aninggar Fitriasari selaku Kasubbid Pengembangan Olahraga Usia Dini dan Lanjut Usia pada keasdepan pengembangan olahraga tradisional dan layanan khusus itu setelah menumbangkan tim futsal Deputi II Bidang Pengembangan Pemuda dengan skor tipis 2-1.

Adalah Ery Abdullah, Irfan Hadiansyah, Budi Ariyanto Muslim, Usman Ali Mustofa dan Sugeng Samsul Arifin, menghiasi line up tim Deputi III dibabak pertama laga empat besar ini.

Kedua tim bermain hati-hati di sepuluh menit pertama. Namun Herdianto Wibowo menjadi menjadi mimpi buruk bagi tim Deputi II. Pasalnya, pemain yang merupakan The Jakmania Offside Jakarta itu sukses menjebol gawang lawan dimenit ke-11, sehingga Deputi III untuk sementara memimpin 1-0 atas tim Deputi II.

Satu kaki berada di partai puncak sejak gol yang dipersembahkan oleh pemain yang akrab disapa Anto itu, tim Deputi III tambah trengginas. Tanpa pengawalan ketat didepan gawang, lagi-lagi Anto mencatatkan namanya dipapan skor. Keadaan berubah menjadi 2-0 saat laga berjalan 13 menit.

Tertinggal dua gol, tim Deputi II meningkatkan intensitas serangan. Menit ke-15, gawang Deputi III yang dikawal oleh Ery Abdullah, berhasil dirobek oleh Arief yang berdiri bebas didepan gawang. Skor berubah menjadi 2-1 masih untuk keunggulan Deputi III terhadap Deputi II hingga babak pertama usai.

Babak kedua berjalan cukup menegangkan. Kedua tim bermain saling menekan, namun belum ada satu pun tim yang dinaungi Dewi Fortuna, untuk merubah keadaan, seperti yang dialami top skorer dari Deputi III Fadly Potu, di mana tercatat tiga kali tendangannya masih membentur tiang gawang, sehingga keadan 2-1 tak berubah hingga wasit meniupkan peluit panjang 20 menit babak kedua.

"Alhamdulillah, rasa syukur kita panjatkan kepada Allah SWT, di mana kita kembali diberi kememenangan di partai penting ini, sehingga membuat kita mentas di final," ucap Budi Ariyanto Muslim, pemain yang cukup senior di tim Deputi III.

"Anak-anak bermain cukup sabar, memainkan bola dari kaki ke kaki, membuka ruang untuk melakukan peneterasi kegawang lawan. memang, banyak peluang yang kita dapatkan namun belum terkonversi menjadi gol, sehingga itu akan menjadi evaluasi kita kedepan bersama pelatih," tambah Budi.

"Saya bersyukur melalui dua gol persembahan saya ini mampu mengantar tim ke final. Semoga konsistensi akan kembali terjadi di partai pamungkas nanti," ucap Herdianto Wibowo, pencetak dua gol kemenangan tim Futsal Deputi III.

Dipartai final yang akan berlangsung pada Jumat (22/3/2019) mendatang, tim yang dimanajeri oleh Margono itu akan menghadapi "saudara muda" tim INAPGOC, yang sukses melumat tim RSON dengan skor 6-1 di partai empat besar. "Kita memiliki dua hari unutuk masa recovery. Alhamdulillah dalam laga semifinal anak-anak tidak ada yang cedera, sehingga kekuatan tim tetap utuh," ucap Margono.

Namun yang mesti digaris bawahi, lanjut Margono, melawan tim INAPGOC pasukannya harus benar-benar fokus, terlebih materi pemain mereka relatif merata, usianya pun banyak yang masih muda.

"Fokus saat bermain di laga pamungkas adalah sesuatu yang mutlak. Dalam dua hari tersisa, kita masih memiliki waktu mengoreksi dan merevisi apa yang dianggap masih harus diperbaiki, seperti rotasi pemain bahkan rotasi para pemain ketika berada di dalam arena untuk membuka ruang gerak dan arah suplai bola, karena target kita sudah tidak ada lagi kecuali menjadi juara," tambahnya.

Sementara itu, Deputi III Pembudayaan Olahraga, Raden Isnanta sangat mengapresiasi pasukan futsalnya yang lolos ke final. Tak hanya gelar juara semata yang diinginkannya, namun yang lebih penting menurutnya adalah proses meraih gelar tersebut yakni melalui cara yang elegant, junjung tinggi sportivitas serta hadirnya rasa persatuan dan persaudaraan melalui ajang ini.

"Selamat kepada tim Deputi III lolos ke final. Raihlah kemenangan itu nantinya dengan cara yang fair, karena menjunjung tinggi sportivitas merupakan sebuah kebanggaan bagi para insan olahraga. Hadirkan pada dalam diri rasa optimistis untuk menutup turnamen ini dengan mengangkat trophy kemenangan," tuturnya.