Hantam PP PON, Tim Futsal Deputi III Belum Terbendung

Hermansyah
Hantam PP PON, Tim Futsal Deputi III Belum Terbendung
Laga futsal tim Deputi III kontra PP PON

Jakarta, HanTer - Tim Futsal Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora kembali meraih poin penuh usai menjungkalkan tim futsal PP PON dengan skor 3-1 dalam lanjutan turnamen Futsal Menpora Cup 2019 Antar Unit dan Stakeholder dilingkungan Kemenpora yang berlangsung di lapangan futsal kantor Kemenpora, Senin (11/3/2019) sore.

Ini merupakan kemenangan ketiga bagi tim yang di arsiteki Rika Aninggar Fitriasari selaku Kasubbid pengembangan olahraga usia dini dan lanjut usia pada keasdepan pengembangan olahraga tradisional dan layanan khusus, di mana dalam dua laga sebelumnya sukses menggasak tim TU Menteri dengan skor 2-1, kemudian membungkam tim Deputi I dengan skor telak 12-1.

Hasil dari laga ketiga ini kembali menegaskan keperkasaan tim futsal Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora yang kokoh bertengger diurutan teratas Grup C dengan mengemas poin sembilan.

Menurunkan materi pemain seperti
Dwi Hadi, Budi Ariyanto Muslim, Irfan Hadiansyah, Sugeng Samsul dan Fadly Potu di awal laga, tim futsal Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora langsung membongkar pertahanan tim lawan namun belum mampu merobek gawang lawan.

Alih-alih menekan diawal laga, namun serangan balik PP PON berhasil menggetarkan gawang Dep III yang dikawal Dwi Hadi saat laga berjalan tujuh menit, akan tetapi lima menit berselang Fadly Potu sukses mencatatkan namanya dipapan skor menyamakan keadaan menjadi 1-1.

Pasca rehat, Agi Septian membuat tim futsal Deputi III memimpin 2-1 melalui golnya di menit ke-23. Tak berhenti sampai disitu, Herdianto Wibowo menegaskan kemenangan tim Pembudayaan Olahraga menjadi 3-1 saat laga tersisa tiga menit.

Tampil enjoy tanpa beban, menjadi kunci kemenangan tim futsal Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora. Hal tersebut diucapkan Budi Ariyanto Muslim pasca laga. "Kami bermain enjoy, lepas tanpa beban, menikmati jalannya laga dan sudah terbiasa dengan atmosfir pertandingan seperti ini," katanya.

"Namun itu semua tak terlepas dari kolektifitas permainan secara tim, karena di dalam arena kita lepas semua atribut kepangkatan dan jabatan, kita menyatu sebagai tim yang solid untuk sebuah tujuan yakni kemenangan," tambah pria yang menjabat sebagai Kasubbid Kompetisi pada keasdepan Olahraga Pendidikan Kemenpora tersebut.

Lebih lanjut ia mengatakan, kehadiran Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Dr. Raden Isnanta dipinggir lapangan, seraya memberikan suntikan motivasi semangat juang anak-anak untuk kembali meraih hasil positif.

"Dengan ditonton langsung oleh pa Isnanta selaku Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora, menambah semangat anak-anak dan seolah ingin menunjukkan kualitas tim ini, terlebih kita sempat tertinggal satu gol di awal laga," sambung pemain yang sangat berpengaruh didalam tim tersebut.

Kemenangan ini pun diapresiasi oleh Raden Isnanta selaku Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora. Ia menuturkan prestasi terjadi lantaran adanya partisipasi, bahkan melalui pertandingan ini tidak hanya soal kalah menang, karena di dalam olahraga terjadinya interaksi tegur sapa diantara sesama.

"Urusan kalah menang itu nomor sekian, namun yang terpenting dari pertandingan semacam ini adalah terjalinnya sebuah komunikasi lintas sektor yang dimana selama ini mungkin memiliki kendala lantaran kesibukan masing-masing. Seperti halnya tim lawan PP PON ini, mereka berada di Cibubur, jarang bertemu, sehingga silaturahmi kembali terjalin . Apapun olahraganya, Ayo Olahraga," ucapnya.

"Saya sangat mengapresiasi kemenangan ketiga tim futsal Deputi III Pembudyaan Olahraga. Semoga konsistensi meraih poin penuh terus terjadi hingga kompetisi berakhir yang berujung pada podium tertinggi. Saya pun berpesan khususnya kepada tim dan umumnya terhadap kontestan lainnya untuk selalu menjunjung tinggi sportifitas dan fair play yang merupakan nilai tertinggi dari sebuah kempetisi, serta hindari kontak fisik yang tidak diperlukan dan tak patut untuk dipertontonkan," pungkasnya.

Dilaga terakhir penyisihan Grup C, tim futsal Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora akan menghadapi tim futsal BRI yang diagendakan pada hari Rabu (13/3/2019) pagi.

Apapun hasil dari pertandingan ini sudah tidak mempengaruhi langkah Budi Ariyanto Muslim cs untuk berlaga di delapan besar dengan status juara Grup C.