IBL 2018/19

Prawira Tundukkan Tuan Rumah Pacific Surabaya

Hermansyah
Prawira Tundukkan Tuan Rumah Pacific Surabaya
Laga Prawira Bandung kontra Pacific Surabaya

Surabaya, HanTer - Prawira Bandung sukses meredam keganasan tuan rumah Pacific Caesar Surabaya dengan skor akhir 83-73 pada seri keenam IBL Pertamax 2018-2019 ketika berlangsung di GOR Pacific Surabaya, Sabtu (2/2/2019) malam.

Pada laga tersebut, Prawira sempat unggul 21 angka di babak pertama, namun nyaris terkejar hingga hanya selisih satu angka. Akan tetapi tim tamu  menunjukkan kesolidan dan ketangguhan mental bertandingnya hingga akhirnya mampu menundukkan tuan rumah kala laga berlaga didepan publiknya sendiri. 

Kuarter pertama laga berlangsung sengit, Prawira hanya unggul satu bola 20-18. Kuarter kedua Prawira menjauh dan unggul dua digit, 46-25.

Babak kedua Pacific mencoba mengejar, Jjuan Hadnot dkk berhasil berhasil mendekatkan margin. Prawira masih memimpin usai kuarter ketiga 64-56.

Pacific terus berusaha mengejar di kuarter terakhir. Dunk Qara`an Aleem Calhoun membuat kedudukan sama 71-71, namun justru setelah itu Prawira bangkit. 

Diawali tembakan tiga angka Brachon Griffin kemudian Dalarian Williams hingga akhirnya mereka menutup laga dengan kemenangan 83-73.

"Kami bermain seperti yang diinginkan pelatih. Naik turun sepanjang pertandingan tapi kami tetap solid dan menunjukkan ketangguhan mental," kata Griffin pencetak 16 angka dan 11 rebound. Williams juga mencetak double double dengan 29 poin dan 12 rebound serta M. Reza Guntara menambah 14 angka.

"Anak anak mampu menjaga fokus meski dalam tekanan. Mereka mampu mengendalikan diri dan ego sehingga tetap solid sebagai tim," kata asisten pelatih Prawira, Jerry Lolowang.

Sebaliknya Pacific malah kehilangan fokus. "Tiga menit terakhir fokus anak anak hilang lagi. Turn over juga terlalu banyak," kata pelatih Pacific, Kencana Wukir.

Pacific melakukan 18 turn over yang berbuah 22 angka bagi Prawira.

Qa'rraan mencetak double double 14 angka dan 15 rebound. Hadnot mengemas 26 angka. Muhammad Hardian Wicaksono membukukan 15 angka dan Indra Muhammad  menyumbang 11 angka bagi Pacific.