Satria Muda Tumbang Lagi, Tim Kepelatihan Was-was Untuk Musim Depan

Hermansyah
Satria Muda Tumbang Lagi, Tim Kepelatihan Was-was Untuk Musim Depan
Pacific Caesar Surabaya menggenapkan kekalahan Satria Muda Pertamina dimusim ini menjadi enam kali dan empat kali beruntun

Bandung, HanTer - Juara bertahan Satria Muda Pertamina kembali mengalami kekalahan. Kali ini giliran Pacific Caesar Surabaya menundukkan sang juara bertahan melalui skor 86-80 pada seri kelima IBL Pertamax 2018-2019 di C'Tra Arena Bandung, Sabtu (27/1/2019).

Ini merupakan kekalahan keenam bagi tim racikan Youbel Sondakh, di mana empat diantaranya dialami secara beruntun. "Tim kami memang belum berkembang sementara tim lain improve. Defense kami jelek, lawan terlalu mudah membuat angka," kata pelatih Satria Muda, Youbel Sondakh.

Dior Lowhorn menjadi pencetak angka terbanyak bagi Satria Muda dengan 35 poin plus sepuluh rebound.  Jamarr Johnson membuat 19 angka dan 15 rebound.

"Kami hanya berusaha sebagus mungkin dalam defense sementara saat ofense kami slow but sure," kata pelatih Pacific, Kencana Wukir.

"Tak masalah Lowhorn mencetak banyak poin tetapi pemain Satria Muda lainnya tidak mencetak angka," kata Kiki, sapaan Wukir.

Dia memuji konsistensi permainan pasukannya selama gim. "Kemenangan ini sangat berarti bagi kami. Semoga anak anak bisa menjaga momentum kemenangan di seri-seri berikutnya," harapnya.

Qa`rrahan Calhoun mencetak double double dengan catatan 31 angka dan 12 rebound. Jjuan Hadnot membukukan 20 angka. Yerikho Tuasela dan Muhammad Hardian Wicaksono masing masing mengemas 12 angka dan  Indra Muhammad mencetak 11 poin.

Melalui kekalahan keenam dan keempat secara beruntun ini, bukan suatu hal yang mustahil jika manajemen tim Satria Muda Pertamina akan mempertimbangkan nasib tim kepelatihan untuk musim yang akan datang.