Semua Peserta Puas, Anando Eko: IMI Tak Selalu Soal Balapan

romi
Semua Peserta Puas, Anando Eko: IMI Tak Selalu Soal Balapan
Ketua IMI DKI Jakarta, Anondo Eko/ ist

Sentul, HanTer - Sejauh ini sejak di buka pada Rabu, 27 Desember 2018 di Sirkuit Sentul Bogor Jawa Barat, peserta Trainer Of Trainers (ToT) Safety & Rescue Team IMI DKI Jakarta berjalan lancar hingga hari ketiga sekaligus penutupan pada Sabtu, 29 Desember 2018. 

ToT hari ketiga dibuka langsung Ketua IMI DKI Jakarta, Anondo Eko dan dilanjutkan ke masing-masing kelas untuk Safety materi dibawakan PP IMI Pusat, Ipung Purnomo dan kelas Resque dibawakan Hartono dari TAGANA yang memberikan materi Resque transportasi.

“Kami bersyukur karena semua peserta puas. Kami pun sebagai penyelenggara sangat gembira dan ikut puas dengan hasil akhir. Harapan kami IMI tak selalu soal balapan. Landasannya merangkuh olahraga, pariwisata, bakti sosial dan industry. Intinya, semua terlaksana dengan tuntasnya ToT Safety & Rescue Ini,” kata Anondo Eko saat penutupan.  

Hebatnya, para peserta masih tetap semangat untuk menimba ilmu di hari ke 3 dan pertanyaan-pertanyaan kerap mewarnai sesi masing-masing kelas.

Nah, pada sesi ke 2 Bela Negara dimana team resque dan team safety digabung untuk mendapatkan pemaparan Bela Negara yang disampaikan Letnan Kolonel Eka W untuk memotivasi semangat rekan Trainers. 

Banyak ilmu dan pengetahuan yang di dapat dgn waktu 3 hari mengikuti TOT ini sehingga seluruh peserta mengaku puas dengan tiga hari kegiatan Yang sangat bermanfaat Ini. 

Selain itu, ditambahkan Andono Eko, tanpa rasa lelah team Resque IMI Dki Jakarta baru selesai melaksanakan TOT selama 3 hari dan pagi ini sudah bergerak kembali menyalurkan dan membantu para korban yang terkena bencana di Selat Sunda.

“Bantuan tersebut berypa kebutuhan pangan, sandang, obat-obatan dan ambulance. Bukan itu saja, 18 tim medis Docktor bergerak pagi ini menuju lokasi bencana,” tambah Andono yang memberikan pengarahan untuk berkordinasi dengan IMI Banten yang membuka posko di lokasi bencana.

Dikatakan Andono, team terdiri dari klub-klub IMI DKI yang bergabung dengan tim rescue yang dikomandani oleh Leo dan klub Silverian dipimpin Lilik. 

“Bantuan ini sangat besar dan komplit yang diperuntukkan bagi para pengungsi. Ini kita lakukan sesuai dengan 3 pilar IM, yakni Olah Raga, Bakti Sosial dan Pariwisata yang dapat menjalankan amanah organisasi IMI,” ungkapnya
 

#Anondo   #Eko   #Ketua   #IMI   #DKI   #Puas