• Selasa, 7 Februari 2023

Pemuda yang Diharapkan

- Jumat, 13 Januari 2023 | 08:13 WIB
Ilustrasi wanita bekerja. (gambar: pixabay)
Ilustrasi wanita bekerja. (gambar: pixabay)

BUYA Hamka pernah mengutip perkataan KH Ahmad Dahlan, pendiri persyarikatan Muhammadiyah, yang berbunyi, “Islam tidak akan hilang dari dunia ini, tetapi mungkin saja hilang dari Indonesia.”

Tapi, kata Buya selama umat Islam masih ada maka Islam itu akan tetap ada di bumi Indonesia. Sebab itulah, kaum muda mesti paham sejarah perjuangan Islam, sirah nabawiyah, hingga sejarah bangsa Indonesia dan sejarah perjuangan para pejuang Muslim Indonesia.

Tokoh-tokoh seperti Haji Samanhudi pendiri  Sarekat Dagang Islam/SDI (1905), HOS Tjokroaminoto yang meneruskan memimpin SDI (1911) kemudian menjadi Syarikat Islam (SI)  juga  KH Ahmad Dahlan dan tokoh pemuda lainnya yang berperan dalam memproklamirkan Republik Indonesia.

“Sejarah inilah yang perlu dijaga oleh pemuda-pemuda Islam. Jangan mereka putus dari sejarah itu, agar memiliki kepribadian yang teguh sebagai seorang muslim yang sejati” kata Buya.

Baca Juga: Prabowo Ditinggal Pemilih Muslim, Beralih ke Anies Baswedan

Sebab itu, menurut Buya pemuda-pemuda Islam itu sendiri pun harus mempelajari hakikat Islam; mempelajari rahasia apa yang menyebabkan di negeri ini bangkit pribadi-pribadi seperti Ilmam Bonjol, Cik Di Tiro dan lainnya yang berani melawan kedholiman dan kabatilan yang dilakukan penjajah Belanda.

Pengorbanan dan keberanian generasi muda di jaman Rasulullah dalam mempertahankan akidah keyakinan yang kuat, kebersihan hati, dan kedalaman ilmu, serta pemahaman tentang agama merupakan bekal dalam perjuangan memberantas kedholiman.

Umar bin Khattab  berpesan kepada kita, “Kami adalah suatu kaum yang telah dimuliakan oleh Allah dengan Islam ini. Maka, kapan saja kami berusaha mencari kemuliaan dengan selain cara Islam, pastilah kami akan dihinakan.” (HR. Al-Hakim dalam Al-Mustadrak). 

Baca Juga: 9 Tanda Ada yang Rindu Berat Kepada Kita, Termasuk Mata Kedutan

Para pemuda muslim yang diharapkan adalah pemuda yang suka memahami perkara tauhid dan akidah sebagai modal dasar diterimanya amal kebaikan, ber-muhasabah dan berintrospeksi diri, apakah dirinya telah memperhatikan dan belajar agama Islam dengan sungguh-sungguh.

Halaman:

Editor: Yuli Terbit

Terkini

Hukum dan Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadhan

Selasa, 7 Februari 2023 | 06:49 WIB

Kunci Kesedihan

Senin, 30 Januari 2023 | 06:22 WIB

Syukuri Apa Yang Ada

Sabtu, 28 Januari 2023 | 06:26 WIB

Bicara dan Mendengar

Rabu, 25 Januari 2023 | 08:07 WIB

Mempertontonkan Kemewahan

Senin, 23 Januari 2023 | 07:57 WIB

Benih Ketaatan Berbuah Ranum

Sabtu, 21 Januari 2023 | 08:01 WIB

Menghujat Perbuatan Tercela

Kamis, 19 Januari 2023 | 07:56 WIB

Kenaikan Perbuatan Mulia

Minggu, 15 Januari 2023 | 07:24 WIB

Takdir Menentukan

Sabtu, 14 Januari 2023 | 08:46 WIB

Azab Konsekuensi dari Pengingkaran

Sabtu, 14 Januari 2023 | 06:25 WIB

Pemuda yang Diharapkan

Jumat, 13 Januari 2023 | 08:13 WIB

Menuju Bahagia

Kamis, 12 Januari 2023 | 06:23 WIB

Bertaubat Bukan Hanya Menyesal

Selasa, 10 Januari 2023 | 11:40 WIB

Pergantian Tahun

Kamis, 5 Januari 2023 | 08:47 WIB

Menjadi Orang yang Disenangi

Rabu, 4 Januari 2023 | 08:36 WIB

Hidup Sia-sia

Selasa, 3 Januari 2023 | 07:28 WIB

Menzdalimi Diri Sendiri

Senin, 2 Januari 2023 | 06:23 WIB

Semua Bersandar PadaNya

Minggu, 1 Januari 2023 | 07:16 WIB

Alam Semesta Inspirasi Kehidupan Manusia

Rabu, 28 Desember 2022 | 13:38 WIB

Urung Berperang

Selasa, 27 Desember 2022 | 06:30 WIB
X