• Senin, 5 Desember 2022

Sesal Kemudian Tak Berguna

Yuli Terbit
- Rabu, 16 November 2022 | 06:23 WIB
Ilustrasi. Membaca Al Quran. (ikbal muqorobin )
Ilustrasi. Membaca Al Quran. (ikbal muqorobin )

RASULULLAH melarang umatnya mengatakan andaikata karena kata seandainya itu membuka perbuatan setan, ada rasa sedih dan penyesalan terhadap apa yang telah terjadi, dan terdapat celaan terhadap takdir, menunjukkan tidak adanya kesabaran dan ridha terhadap ketetapan dan takdir Allah Ta’ala.

Rasulullah bersabda: “Seandainya aku mengetahui (perkara) sebelum ihramku apa yang aku ketahui sesudahnya, maka aku tidak akan membawa binatang kurban dan aku akan bertahallul bersama kalian. (HR. Muslim).

Penyesalan itu biasanya datangnya kemudian. Ada yang bisa mengatasi penyesalannya dengan segera namun ada pula yang berkepanjangan hingga membuat dirinya sakit, stres atau gangguan kejiwaan. Namun ada yang tidak dapat mengatasi selamanya karena sudah terlambat.

Baca Juga: Sah! Jamaah Umrah Tak Lagi Wajib Vaksin Meningitis

Biasanya orang yang melakukan perbuatan buruk dan berakibat fatal itu mengucapkan andaikata, seandainya, kalau saja tidak melakukan ini dan itu mungkin tidak akan berakibat seperti ini.

Mari berubah, sebelum penyesalan tidak lagi berguna. Diriwayatkan dari Ibnu Umar, “Rasulullah  memegang pundakku seraya bersabda, “Jadilah – di dunia ini – layaknya orang asing atau pengembara.” Lalu Ibnu Umar berkata, “Jika engkau berada pada waktu sore maka jangan menunggu hingga pagi, dan jika engkau berada pada waktu pagi maka jangan menunggu hingga sore. Manfaatkan masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu. Manfaatkan masa hidupmu sebelum datang kematianmu.” (HR. Al-Bukhari).

Baca Juga: Timnas Meksiko Tanpa Chicharito di Piala Dunia 2022, Ini Daftar Lengkapnya

Al-Qur’an menginformasikan yang memberikan pelajaran bagi manusia yang masih hidup tentang peristiwa dan keluhan masa depan yang akan dialami manusia di akhirat.

Informasi itu berupa ‘penyesalan’ atas rekam jejak hidupnya yang buruk selama di dunia tidak sesuai ajaran Islam.

Penyesalan hanya dengan ungkapan yang terucap namun tidak bisa terwujud karena sudah terlambat sudah berlalu.

Halaman:

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menyikapi Bencana Alam

Minggu, 4 Desember 2022 | 06:23 WIB

Wara’ Sarana Mencapai Kenikmatan Beribadah

Sabtu, 3 Desember 2022 | 06:16 WIB

Percaya Diri

Jumat, 2 Desember 2022 | 06:15 WIB

Mengenal Diri Menurut Imam Al Ghazali

Sabtu, 26 November 2022 | 06:05 WIB

Berlumur Dosa

Selasa, 22 November 2022 | 06:39 WIB

Bersedih karena Dosa-dosa

Senin, 21 November 2022 | 06:51 WIB

Harta Kekayaan

Jumat, 18 November 2022 | 06:59 WIB

Mengobati Pujian dan Celaan

Rabu, 16 November 2022 | 07:31 WIB

Sesal Kemudian Tak Berguna

Rabu, 16 November 2022 | 06:23 WIB

Anak yang Berkualitas

Selasa, 15 November 2022 | 06:27 WIB

Ma’rifatullah

Senin, 7 November 2022 | 06:11 WIB

Niat dan Tata Cara Shalat Khusuf atau Shalat Gerhana

Sabtu, 5 November 2022 | 23:55 WIB

Kesedihan dan Kesenangan

Jumat, 28 Oktober 2022 | 23:10 WIB

Ibu adalah Madrasah

Rabu, 5 Oktober 2022 | 06:11 WIB

Menghalau Gelisah

Rabu, 28 September 2022 | 06:11 WIB

5 Buah yang Ada Dalam Al-Qur’an, Selain Buah Kurma

Minggu, 25 September 2022 | 14:29 WIB

Sombong dan Takabur

Jumat, 16 September 2022 | 13:29 WIB
X