• Senin, 5 Desember 2022

Kesedihan dan Kesenangan

- Jumat, 28 Oktober 2022 | 23:10 WIB
Ilustrasi dzikir dan doa
Ilustrasi dzikir dan doa

Meski musibah Covid-19 belum benar-benar reda, namun tak usah bersedih karena kesenangan dan kesedihan itu takdir dari Allah. Ketika senang harus disyukuri dan ketika bersedih harus bersabar.

Kementerian Kesehatan RI mengingatkan agar masyarakat waspada menghadapi Covid 19 varian baru. Ada peningkatan kasus positif di 24 provinsi di Indonesia. Berdasarkan data adanya sejumlah indikasi penularan sehingga pasien yang dirawat di RS meningkat.

Allah Ta’ala mengadakan suka dan duka agar manusia menyadari nikmatnya kebahagiaan, sehingga ia bersyukur. Sementara itu ketika dalam keadaan duka mengingatkan manusia agar kembali kepada Tuhan Yang Maha Pencipta yang menjadikan segala-galanya untuk manusia. “...... dan bahwasanya Dia-lah yang menjadikan orang tertawa dan menangis” (QS. An-Najm: 43).

Baca Juga: Polres Bogor Lakukan Inovasi Baru, Melanggar Lalu Lintas Sanksinya Baca Kitab Suci

Allah juga berfirman: “...... Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan” (QS. Al-Anbiya: 35).

Perasaan sedih menghadapi musibah pandemi covid 19 apa lagi bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarganya atau kerabat dan sahabat yang berpulang karena terkena covid itu sangat manusiawi. Kesedihan merupakan bagian dari problema hidup yang tak dapat dihindari oleh siapa saja, apakah ia orang yang lemah atau kuat kepribadiannya, orang biasa, pejabat, kaya atau miskin karena suatu saat akan mengalaminya.

Bagi orang-orang beriman meyakini bahwa kesedihan dan kesenangan itu takdir Allah. Dengan keyakinan itu, maka tenanglah hati kita. Allah berfirman: “......Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar Ra’d: 28).

Allah SWT berfirman: “Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk (Al Baqarah ayat 45). Wallohu a’lambishshawab/H Nuchasin M Soleh/Harian Terbit

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menyikapi Bencana Alam

Minggu, 4 Desember 2022 | 06:23 WIB

Wara’ Sarana Mencapai Kenikmatan Beribadah

Sabtu, 3 Desember 2022 | 06:16 WIB

Percaya Diri

Jumat, 2 Desember 2022 | 06:15 WIB

Mengenal Diri Menurut Imam Al Ghazali

Sabtu, 26 November 2022 | 06:05 WIB

Berlumur Dosa

Selasa, 22 November 2022 | 06:39 WIB

Bersedih karena Dosa-dosa

Senin, 21 November 2022 | 06:51 WIB

Harta Kekayaan

Jumat, 18 November 2022 | 06:59 WIB

Mengobati Pujian dan Celaan

Rabu, 16 November 2022 | 07:31 WIB

Sesal Kemudian Tak Berguna

Rabu, 16 November 2022 | 06:23 WIB

Anak yang Berkualitas

Selasa, 15 November 2022 | 06:27 WIB

Ma’rifatullah

Senin, 7 November 2022 | 06:11 WIB

Niat dan Tata Cara Shalat Khusuf atau Shalat Gerhana

Sabtu, 5 November 2022 | 23:55 WIB

Kesedihan dan Kesenangan

Jumat, 28 Oktober 2022 | 23:10 WIB

Ibu adalah Madrasah

Rabu, 5 Oktober 2022 | 06:11 WIB

Menghalau Gelisah

Rabu, 28 September 2022 | 06:11 WIB

5 Buah yang Ada Dalam Al-Qur’an, Selain Buah Kurma

Minggu, 25 September 2022 | 14:29 WIB

Sombong dan Takabur

Jumat, 16 September 2022 | 13:29 WIB
X