• Senin, 8 Agustus 2022

Sholat Arbain di Masjid Nabawi, Tunjukkan Cinta kepada Nabi dan Kota Suci

- Senin, 11 Juli 2022 | 11:11 WIB
Masjid Nabawi di Madinah
Masjid Nabawi di Madinah

Harianterbit.com - Jamaah haji yang berkunjung ke Tanah Suci biasanya melaksnakaan Sholat Arba’in di Masjid Nabawi di Kota Suci Madinah al-Munawwarah. Solat itu dimaksudkan untuk menunjukkan kecintaan kepada nabi dan Kota Suci Madinah.

Jamaah Haji Indonesia, dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama dari tanah air menuju ke Madinah dan tinggal di sana selama 9 (Sembilan) hari. Maksudnya adalah untuk Sholat Arbain. Sholat yang dilakukan 40 waktu tidak terputus. Jika sehari ada lima solat wajib maka 40 waktu berarti delapan hari. Panitian Jamaah Haji Indonesia dari Kemenag memberikan waktu luang sehari lagi. Sehingga setiap jamaah mendapat waktu 9 hari di Madinah.

Setelah 9 hari d Madinah, gelombang pertama ini menuju Mekkah dan melaksanakan Ibadah Haji. Setelah itu mereka pulang ke tanah air. Sedangkan jamaah gelombang kedua, langsung ke Makkah. Melakukan ibadah haji. Setelah manasik selesai, mereka menuju ke Madinah untuk melaksanakan Solat Arbain.

Baca Juga: Film Inang Tayang Perdana di Korea Selatan, Angkat Mitos Rebo Wekasan

Sampai sekarang, para ulama masih berselisih tentng solat Aba’in. Dasar hukmnya adalah Hadits Nabi SAW dari Ibnu Abbas RA yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad. Hadits itu menyebutkan: barang siapa yang sholat di Masjidku (Masjid Nabawi) selama 40 waktu tanpa terputus maka Allah akan membebaskannya dari siksa api neraka.”

Hadits ini dianggap tidak kuat atau lemah (dhoif) karena di matarantai sanadnya ada nama yang tidak dikenal. Para ulama sepakat tentang nama yang tidak dikenal itu. Dalam kriteria untuk menentukan suatu hadits sohih (kuat) dan mutawwatir (disepakati), nama yang dicantumkan dalam sanad tidak boleh terputus dan tidak dikenal. Sebuah hadits akan diterima jika syarat-syaratnya terpenuhi.

Walaupun Hadits ini dianggap lemah (dhoif) tetapi minat orang untuk solat 40 waktu di Masjid Nabawi tidaklah surut. Terutama untuk jamaah haji Indonesia yang memang disediakan waktu 9 hari untuk berziarah dan tinggal di Madinah. Di samping sholat tepat waktu, mereka juga mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang ada di kota Madinah.

Baca Juga: Haji adalah Wukuf di Arafah

Tempat bersejarah itu antara lain Masjid yang pertama kali yang didirikan Nabi, yaitu masjid Qubah, Masjid perubahan kiblat (Qiblatain), Masjdi Jin, Masjid Khandaq dan tentunya Pemakaman Baqi yang tempatnya tidak jauh dari Masjid Nabawi. Dan yang terpenting adalah ziarah ke makam Nabi SAW yang terletak di dalam masjid Nabawi.

Makam Nabi dahulunya adalah rumah Nabi SAW bersama Aisyah. Di dekat makam Nabi itu adalah raudhah yang sangat terkenal. Ada hadits Nabi tentang Raudhah ini: Di antara rumahku dengan mimbarku ada Raudhah, sebuah taman yang diturunkan dari surga.”

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menjaga Hati Agar Tenang

Minggu, 7 Agustus 2022 | 06:33 WIB

Pemalas dan Suka Mengeluh

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 06:35 WIB

Menjaga Hati

Rabu, 3 Agustus 2022 | 05:52 WIB

Untuk Mencapai Harapan

Senin, 1 Agustus 2022 | 06:33 WIB

Lisan Bisa Berguna Bisa Petaka

Minggu, 31 Juli 2022 | 06:35 WIB

Semua Berzikir Pada-Nya

Jumat, 29 Juli 2022 | 06:34 WIB

Bertanya pada Diri Sendiri

Selasa, 26 Juli 2022 | 06:32 WIB

Mendahulukan yang Kanan

Senin, 25 Juli 2022 | 07:11 WIB

Permata Hati yang Dirindukan

Minggu, 24 Juli 2022 | 06:33 WIB

Indahnya Memaafkan

Sabtu, 23 Juli 2022 | 06:33 WIB

Ketika Futur Menghinggapi

Jumat, 22 Juli 2022 | 06:59 WIB

Menyembelih Ego

Minggu, 17 Juli 2022 | 06:34 WIB

Bermulut Besar

Sabtu, 16 Juli 2022 | 06:31 WIB

Pedulinya Muslim

Jumat, 15 Juli 2022 | 06:34 WIB

Bacaan Paripurna Terjaga Keasliannya

Kamis, 14 Juli 2022 | 06:32 WIB

Menjaga Anak dalam Keluarga

Rabu, 13 Juli 2022 | 06:30 WIB

Belajar dari Semut

Selasa, 12 Juli 2022 | 06:29 WIB
X