• Senin, 5 Desember 2022

Berpikir Pangkal Kebaikan

- Kamis, 19 Mei 2022 | 07:51 WIB
Ilustrasi. Lelaki membaca Al Quran di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. (ikbal muqorobin )
Ilustrasi. Lelaki membaca Al Quran di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. (ikbal muqorobin )

BERPIKIR bukan sesuatu yang stagnan melainkan selalu bergerak berpikir, berpikir, dan berpikir. Allah SWT melalui Al-Qur’an telah mendorong orang-orang beriman agar menggunakan akalnya untuk berpikir dan merenungi secara maksimal tentang diri, lingkungan dan lainnya tentang ciptaan Allah.

Ini bagaimana firman dalam Al Qur’an: “(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam  keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi  seraya berkata: “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan  sia-sia ....’’ (QS Ali Imran ; 191).

Imam Alghazali dalam kitabnya Ihya Ulumuddin mengatakan berpikir merupakan pokok pangkal untuk mendapatkan segala kebaikan.

Baca Juga: Messi Pasang Target Juarai Liga Champions Bersama PSG Musim Depan

Itulah yang memindahkan sesuatu yang asalnya dibenci menjadi amat dicintai, yang menyebabkan berkembangya ilmu pengetahuan hingga menumbuhkan kemakrifatan dan keuntungan.

Di dalam Al-Qur’an manusia diperintahkan oleh Allah untuk berpikir agar tidak sesat. ‘’Dan apakah mereka tidak memperhatikan kerajaan langit dan bumi  dan segala  sesuatu yang diciptakan Allah dan kemungkinan telah dekatnya kebinasaan mereka ? Maka kepada berita manakah lagi mereka akan beriman selain kepada Al Qur’an itu? ” (QS. Al-A’raf: 185).

Baca Juga: Soal UAS, Yusril Ihza: Kemenlu Bisa Panggil Dubes Singapura

Suatu ketika Rasulullah berpesan kepada Khalid bin Walid kala pertamakali menyatakan ke-Islam-annya. “Sungguh, aku memandang bahwa kamu memang memiliki akal, yang kuharap ia tidak menuntunmu kecuali pada kebaikan.”
 
Buya Hamka dalam bukunya Falsafah Hidup menulis, “agama Islam amat menghormati akal. Karena tidak akan tercapai ilmu kalau tidak ada akal. Sebab itu Islam adalah agama ilmu dan akal.” Ibn Sina  tidak saja hafal Al-Qur’an dan pakar dalam tafsir tetapi juga seorang ahli dalam filsafat dan kedokteran.

Baca Juga: Terungkap dari Status WhatsApp, Bocah 8 Tahun Dianiaya 8 Tetangganya

Halaman:

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Semua Diketahui Tiada yang Bisa Ditutupi

Senin, 5 Desember 2022 | 07:07 WIB

Menyikapi Bencana Alam

Minggu, 4 Desember 2022 | 06:23 WIB

Wara’ Sarana Mencapai Kenikmatan Beribadah

Sabtu, 3 Desember 2022 | 06:16 WIB

Percaya Diri

Jumat, 2 Desember 2022 | 06:15 WIB

Mengenal Diri Menurut Imam Al Ghazali

Sabtu, 26 November 2022 | 06:05 WIB

Berlumur Dosa

Selasa, 22 November 2022 | 06:39 WIB

Bersedih karena Dosa-dosa

Senin, 21 November 2022 | 06:51 WIB

Harta Kekayaan

Jumat, 18 November 2022 | 06:59 WIB

Mengobati Pujian dan Celaan

Rabu, 16 November 2022 | 07:31 WIB

Sesal Kemudian Tak Berguna

Rabu, 16 November 2022 | 06:23 WIB

Anak yang Berkualitas

Selasa, 15 November 2022 | 06:27 WIB

Ma’rifatullah

Senin, 7 November 2022 | 06:11 WIB

Niat dan Tata Cara Shalat Khusuf atau Shalat Gerhana

Sabtu, 5 November 2022 | 23:55 WIB

Kesedihan dan Kesenangan

Jumat, 28 Oktober 2022 | 23:10 WIB

Ibu adalah Madrasah

Rabu, 5 Oktober 2022 | 06:11 WIB

Menghalau Gelisah

Rabu, 28 September 2022 | 06:11 WIB

5 Buah yang Ada Dalam Al-Qur’an, Selain Buah Kurma

Minggu, 25 September 2022 | 14:29 WIB
X