#pemilu

  • Tambahan Pasukan Brimob Dikerahkan Untuk Bubarkan Massa Aksi di Bawaslu
    Rabu, 22 Mei 2019 - 03:04 WIB

    Tambahan Pasukan Brimob Dikerahkan Untuk Bubarkan Massa Aksi di Bawaslu

    Pasukan Brigade Mobil (Brimob) perbantuan didatangkan mengganti pasukan sebelumnya guna menghalau massa aksi di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI yang masih bertahan pada beberapa titik

  • Massa Membakar Sejumlah Benda Yang Ditemui Untuk Hadang Polisi
    Rabu, 22 Mei 2019 - 03:00 WIB

    Massa Membakar Sejumlah Benda Yang Ditemui Untuk Hadang Polisi

    Para peserta demonstrasi Bawaslu dipukul mundur pihak kepolisian hingga ke Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Namun, massa belum juga membubarkan diri.

  • Sejumlah Peserta Aksi di Bawaslu Diamankan Polisi
    Rabu, 22 Mei 2019 - 02:51 WIB

    Sejumlah Peserta Aksi di Bawaslu Diamankan Polisi

    Sejumlah peserta demonstran yang melakukan aksi di Bawaslu RI, Jakarta Pusat, diamankan pihak kepolisian. Sejumlah peserta diamankan setelah sempat melakukan aksi yang diselingi dengan perusakan kawat berduri, massa yang dimediasi kemudian akhirnya dibubarkan dengan tindakan tegas, dan beberapa orang akhirnya diamankan oleh aparat keamanan

  • Dipukul Mundur, Massa Lemparkan Bom Molotov ke Polisi di Tanah Abang
    Rabu, 22 Mei 2019 - 02:45 WIB

    Dipukul Mundur, Massa Lemparkan Bom Molotov ke Polisi di Tanah Abang

    Polisi akhirnya mengambil tindakan tegas dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa, namun pengunjuk rasa menolak mundur dan bahkan melawan perugas dengan melempar batu

  • PAN Akui Hasil Rekapitulasi KPU
    Selasa, 21 Mei 2019 - 23:59 WIB

    PAN Akui Hasil Rekapitulasi KPU

    DPP PAN mengakui hasil rekapitulasi Pemilu 2019 untuk Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden, namun pihaknya keberatan dengan suara di lima daerah pemilihan yang dinilainya merugikan PAN.

  • Habib Ali: Hindari Perpecahan Bangsa Karena Perbedaan
    Selasa, 21 Mei 2019 - 14:00 WIB

    Habib Ali: Hindari Perpecahan Bangsa Karena Perbedaan

    Adanya isu gerakan massa atau people power jelang pengumuman hasil pemilihan presiden oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei 2019, membuat sejumlah kalangan angkat bicara. Salah satu tokoh ulama, Habib Ali Bin Abdurrahman Assegaf, mengingatkan agar semua pihak dapat menghindari perpecahan bangsa hanya karena adanya perbedaan.

  • TNI Kerahkan 16.882 Pasukan Amankan Jakarta
    Selasa, 21 Mei 2019 - 13:52 WIB

    TNI Kerahkan 16.882 Pasukan Amankan Jakarta

    Sebanyak 16.882 pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) gabungan dari Kodam Jaya, Kodam Jawa Tengah, Kodam Jawa Timur dan Kopassus. Ribuan pasukan tersebut ditempatkan di sejumlah titik yang dianggap vital seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (BAwaslu) dan Istana Presiden. Para pasukan TNI tersebut tetap dibawah komando Polri sebagai leader sektor pengamanan Pemilu 2019.