#BNPT

  • BNPT: Belum Ada Rencana Pemerintah Pulangkan WNI eks ISIS
    Jumat, 07 Februari 2020 - 21:09 WIB

    BNPT: Belum Ada Rencana Pemerintah Pulangkan WNI eks ISIS

    BNPT memastikan hingga saat ini belum ada rencana pemerintah memulangkan sekitar 600 orang asal Indonesia yang pernah bergabung dengan kelompok radikal Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS).

  • Kepala BNPT: Perguruan Tinggi Rentan Terpapar Radikalisme
    Sabtu, 25 Januari 2020 - 10:06 WIB

    Kepala BNPT: Perguruan Tinggi Rentan Terpapar Radikalisme

    Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius mengatakan perguruan tinggi rentan terpapar paham radikalisme sehingga perlu upaya bersama untuk mengatasi hal tersebut.

  • Survei BNPT: Potensi Radikalisme Turun, Kualitas Meningkat
    Selasa, 10 Desember 2019 - 22:11 WIB

    Survei BNPT: Potensi Radikalisme Turun, Kualitas Meningkat

    Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengingatkan untuk tidak lengah meski potensi radikalisme dari hasil survei nasional yang dilakukan di 32 provinsi menunjukkan penurunan.

  • Komisi III DPR Minta Kaji Ulang Diksi Radikalisme
    Rabu, 13 November 2019 - 12:07 WIB

    Komisi III DPR Minta Kaji Ulang Diksi Radikalisme

    Anggota Komisi III DPR RI Sarifuddin Suding menyarankan agar Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melakukan kajian ulang terhadap diksi radikalisme. Pasalnya jika mengacu pada KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) radikal artinya mendasar kepada hal yang prinsip. Jika kata tersebut disematkan kepada pelaku kekerasan dan tidakan terorisme maka kurang tepat. Oleh karena itu disarankan kata radikalisme diganti dengan violent extremism atau kekerasan ekstrem

  • Buwas Tuding Mafia Dibalik Buruknya Kualitas Beras BNPT
    Senin, 23 September 2019 - 21:22 WIB

    Buwas Tuding Mafia Dibalik Buruknya Kualitas Beras BNPT

    oknum mengoplos atau mengganti beras premium dengan beras medium. Setelah ditelusuri di lapangan, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima bantuan tersebut tidak pernah mendapatkan beras premium, melainkan beras medium dengan harga Rp7.500 per kilogram.