Tajuk: Mencegah Naiknya Harga Bahan Pokok Jelang Tahun Baru

***
Tajuk: Mencegah Naiknya Harga Bahan Pokok Jelang Tahun Baru
Aktivitas jual beli di pasar tradisional (ist)

Permintaan bahan komoditas pangan secara musiman akan meningkat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Sejauh ini pemerintah memastikan stok pangan terjaga. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengemukakan, stok beras banyak. Menurutnya, penyediaan bahan makanan seperti beras, daging ayam, daging sapi maupun telur ayam terus dilakukan melalui berbagai upaya, agar harganya tidak mengalami kenaikan.

Sebelumnya, institusi seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, juga Satgas Pangan yang beranggotakan kepolisian, sudah berusaha menjaga ketahanan stok pangan menjelang akhir tahun.

Khusus periode akhir tahun, terdapat beberapa daerah yang selalu mengalami tren kenaikan harga bahan kebutuhan pokok karena kenaikan permintaan.  Daerah tersebut adalah Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua Barat.

Selain itu, terdapat beberapa daerah yang diperkirakan mengalami kenaikan permintaan karena merupakan daerah tujuan wisata, antara lain DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Bali. 

Untuk memastikan stok kebutuhan pokok aman menjelang Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Satgas Pangan melakukan pemantauan. Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Irjen Arief Sulistyanto menuturkan , Satgas Pangan bersama dengan pemangku kepentingan lain, seperti pengusaha, distributor dan pedangan retail untuk memastikan ketersedian stok dan distribusi yang lancar. 

Satgas pangan akan menindak tegas  pihak yang melakukan penimbunan.

Kita mengapresiasi upaya pemerintah untuk mencegah terjadinya lonjakan harga bahan pokok. Tingginya permintaan menjadi salah satu penyebab melambungnya harga. Hukum ekonomi mengatakan, apabila stok barang terbatas tapi permintaan tinggi, maka terjadilah lonjakan harga. 

Kenaikan harga tak hanya karena tingginya permintaan, juga  akibat adanya permainan spekulan dan para mafia pangan untuk meraih keuntungan yang berlipat-lipat. Cara yang mereka lakukan karena melakukan penimbunan stok pangan, sehingga terjadi kekurangan di pasar. Hal ini menyebabkan harga naik. 

Aksi spekulan dan mafia ini perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah, terutama kepolisian. Satuan tugas (Satgas) Pangan harus bergerak untuk menangkap pelaku penimbunan. Juga mengawasi distribusi bahan pokok. 

Sebenarnya, kenaikan harga sudah terjadi setiap  tidak perlu terjadi lagi apabila pengambil kebijakan menyiapkan langkah antisipasi. Terutama bagi yang mengurus sektor pangan. Sebab hari-hari besar keagamaan, sudah terjadwal. 

Untuk mencegah harga pangan tidak terus melonjak,  serusnya pemerintah memiliki solusi nyata untuk mengatasi dan meredam kenaikan itu. Dengan demikian masyarakat tetap bisa membeli dengan harga yang terjangkau. 

Solusinya adalah menyiapkan stok yang cukup, menjaga distribusi aman dan lancar, dan menghabisi para spekulan. Bila perlu pemerintah melakukan intervensi pasar disaat stok pangan di pasar kosong sehterjadi kenaikan harga yang tidak wajar.

Kita berharap pemerintah mampu menjaga stabilitas harga pangan agar rakyat tidak semakin tercekik dengan harga pangan yang semakin mahal.