Bersembunyi di Apartemen, Kejagung Kembali Membekuk Buronan Terpidana Korupsi

Zamzam
Bersembunyi di Apartemen, Kejagung Kembali Membekuk Buronan Terpidana Korupsi
Terpidana tindak pidana korupsi Ibnu Ziady MZ. 

Jakarta, HanTer- Tim Tabur (tangkap buronan) dibawah kendali Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel)  Kejaksaan Agung RI Sunarta kembali mengamankan terpidana tindak pidana korupsi Ibnu Ziady MZ. 

Terpidana buronan dari Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Jambi dibekuk tanpa perlawanan.

"Diamankan di kediaman Apartemen Aston Marina kamar 805  Ancol, Jakarta Utara, Kamis, pukul : 21.05  WIB," ujar Sunarta dikonfirmasi, Jumat (13/11/2020).

Ibnu Ziady MZ, kelahiran  Sarolangun
pada  7 Agustus 1972  sedianya menjabat  sebagai Kadis PUPR Kab. Sarolangun. Ia divonis bersalah melakukan tindak pidana korupsi dengan pidana 4 tahun penjara.
 
Sementara itu Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono menyatakan eksekusi terhadap terpidana berdasarkan surat putusan MA RI Nomor 1444 K/Pid.Sus/2020 tanggal 07 Juli 2020 bahwa Ibnu Ziady adalah terdakwa kasus korupsi pembangunan irigasi Sungai Tanduk, Kayu Aro, Kabupaten Kerinci tahun anggaran 2016.

"Dari nilai anggaran Rp7,2 miliar, ditemukan kerugian negara senilai Rp1.040.825.324," ujar Hari.

Kapuspenkum menjelaskan dalam proyek irigasi Sungai Tanduk tersebut Ibnu Ziady bertindak sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Saat itu, ia menjabat sebagai Kabid Pengairan Dinas PUPR Provinsi Jambi.

" MA menjatuhkan pidana penjara 4 ( empat ) tahun dan denda Rp. 200 juta, dengan ketentuan apabila pidana denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan 6 bulan," ujarnya.