Begal di Kawasan Medan Merdeka Masih Terus Diselidiki dan Diburu

Danial
Begal di Kawasan Medan Merdeka Masih Terus Diselidiki dan Diburu
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus

Jakarta, HanTer - Polisi masih terus melakukan penyelidikan kasus pembegalan, yang dialami Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko. Namun terkendala masalah tidak adanya plat nomor motor yang digunakan pelaku.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus membenarkan, sesuai pemeriksaan CCTV yang ada di Jalan Medan Merdeka Barat atau depan kantor Kementerian Pertahanan (Kemenhan) terungkap ada empat pelaku mengendarai dua sepeda motor tidak memakai plat.

“Iya (pelaku) tidak menggunakan plat,” ujar Yusri kepada wartawan di Jakarta, Rabu (28/10/2020).

Kendati demikian, Yusri menjelaskan Polda Metro Jaya telah membentuk tim khusus untuk memburu pelaku, dan mengimbau agar pengguna sepeda untuk tidak seorang diri ketika sedang berolahraga untuk menghindari aksi kejahatan.

“Kami mengimbau sebaiknya kalau bersepeda tidak seorang diri, karena bisa menjadi korban kejahatan,” terang Yusri.

Seperti diketahui sebelumnya, Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko menjadi korban begal saat bersepeda di kawasan Medan Merdeka, Senin 26 Oktober sekitar pukul 06.45 WIB.

Korban menderita luka robek di pelipis kiri, dan memar di bagian kepala belakang. 
Pelaku lalu kabur meninggalkan korban yang berhasil mempertahankan tasnya yang berisi handphone.

Lantaran Pangestu mempertahankan diri demi harta bendanya, ia terjatuh dari sepeda hingga terluka dan dilarikan ke RS TNI AL Mintohardjo, Benhil, Tanah Abang, Jakarta Pusat untuk mendapatkan perawatan.