Dewan Moneter Dipimpin Menkeu, Rizal Ramli: Pak Jokowi Kok  Sebegitu Mudah Diakali?

Safari
Dewan Moneter Dipimpin Menkeu, Rizal Ramli: Pak Jokowi Kok  Sebegitu Mudah Diakali?

Jakarta, HanTer - Pembentukan lembaga baru Dewan Moneter yang diketuai oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani menuai respon publik.

Terkait hal ini, ekonom senior Rizal Ramli ikut angkat bicara. Menurutnya, aturan ini akan membuat semua otoritas keuangan yang independen yaitu Bank Indonesia (BI), Oritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KKSK) dalam satu komando.

“Power Hungry (Kemaruk Kuasa), bukannya fokus utk keluar krisis. KKSK kuasa luar biasa via UU no2/2020, Menkeu terbalik ingin lebih kuasa lagi agar BI, OJK, LPS dibawah Menkeu via “Dewan Moneter”. Super-Kuasa, tidak fokus pada krisis. Pak @jokowi kok sebegitu mudahnya diakali??, ” tulis Rizal di akun Twitternya, Selasa (1/9/2020).

Seperti diketahui Dewan Moneter masuk dalam usulan RUU tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia (BI). Dalam revisi ini akan ada banyak beberapa pasal yang dihapus dan juga ditambahkan.

Tim Ahli Baleg dalam paparannya mengatakan, salah satu yang akan direvisi adalah pasal 9 yang akan dihapus dan ditambahkan menjadi pasal baru yakni 9a, 9b dan 9c. Rangkaian pasal 9 ini akan berisi tentang anggota dewan moneter hingga tugasnya.

Dalam RUU ini, pasal 9a nantinya akan ditetapkan dewan moneter yang berisi anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Adapun tugas dewan moneter membantu pemerintah dan BI dalam merencanakan dan menetapkan kebijakan.