BPJAMSOSTEK Cilandak Cairkan Klaim Rp342 Miliar Lewat Lapak Asik

Arbi
BPJAMSOSTEK Cilandak Cairkan Klaim Rp342 Miliar Lewat Lapak Asik
INOVATIF: Pelayanan di Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Cilandak menggunakan protokol Lapak Asik 'One to Many'. (Ist)

Jakarta, HanTer - Pandemi Covid-19 berdampak cukup besar pada gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), sehingga berimbas dalam peningkatan jumlah klaim Program Jaminan Hari Tua (JHT) yang dikelola pada BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).

Kendati begitu, BPJAMSOSTEK Jakarta Cilandak menyatakan siap memberikan pelayanan terbaik kepada peserta dengan tetap mematuhi protokol Kesehatan.

"Kami siap untuk menghadapi gelombang PHK di tengah pandemi. Sejak maret kemarin BPJAMSOSTEK telah menerapkan protokol layanan tanpa kontak fisik (LAPAK ASIK)," ucap Puspitaningsih Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Jakarta Cilandak, di Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Diungkapkan Puspitaningsih, hingga 25 Juni 2020 total klaim yang sudah dibayarkan BPJAMSOSTEK Jakarta Cilandak sebanyak 14.885 peserta dengan  total nominal sebesar Rp 342 Miliar. 

"Ini menjadi salah satu bukti BPJAMSOSTEK Cabang Jakarta Cilandak berkomitmen untuk selalu memberikan Layanan PRIMA kepada seluruh peserta," tegasnya.

Puspitaningsih menjelaskan, layanan BPJAMSOSTEK terdiri dari kanal daring (online), luring (offline), dan klaim kolektif. Menurutnya, penyediaan kanal layanan ini merupakan fasilitas kepada peserta untuk mengambil haknya JHT. Seperti halnya Lapak Asik online, peserta hanya cukup melakukan klaim JHT dari rumah tanpa perlu datang ke kantor cabang kita.

Peserta terlebih dahulu mengakses antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id atau melalui aplikasi mobile BPJSTKU. Kemudian setelah itu peserta wajib mengupload dokumen yang dibutuhkan seperti Kartu BPJS Ketenagakerjaan, KTP, Kartu Keluarga, Paklaring (surat keterangan kerja), buku rekening aktif, NPWP (untuk saldo di atas Rp 50 juta), foto diri terbaru tampak depan, serta formulir JHT yang sudah diisi lengkap dan ditandatangani. Ungkapnya.

Tak hanya itu, BPJAMSOSTEK juga menyediakan Lapak Asik offline dengan metode pelayanan “one to many”. Peserta dapat datang langsung ke kantor cabang kita. Kita sediakan bilik yang dilengkapi layar monitor dan terhubung lansung dengan petugas kita secara video conference untuk komunikasi dan verifikasi data.

Melalui metode ini, setiap petugas Customer Service kami dapat melayani 4-6 orang sekaligus dalam waktu bersamaan. Metode ini lah yang disebut dengan “One to Many”. Diharapkan dengan One to Many dapat mampu mengakomodir seluruh kebutuhan peserta.

"Kami juga membuka kanal layanan klaim kolektif bagi perusahaan baik yang skala besar maupun skala menengah yang mem-PHK karyawannya minimal 30% tenaga kerjanya," ucapnya.

Dijelaskan, dengan klaim kolektif ini perusahaan menunjuk satu orang perwakilan perusahaan untuk dapat mengakomodir karyawan yang terkena PHK.

Selain itu, bagi peserta yang telah mengajukan klaim JHT yang mempunyai usaha atau pekerjaan di sektor informal dapat kembali mendaftarkan dirinya menjadi peserta BPJAMSOSTEK. Sehingga tetap mendapatkan perlindungan dari BPJAMSOSTEK.