Terbang Aman Bersama AirAsia: 10 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melakukan Perjalanan

Akbar
Terbang Aman Bersama AirAsia: 10 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melakukan Perjalanan
Air Asia

Jakarta, HanTer - Sehubungan dengan persiapan pengoperasian kembali penerbangan berjadwalnya, AirAsia Indonesia (kode penerbangan QZ) menerapkan sejumlah langkah pencegahan dan pengetatan prosedur keamanan baik di darat maupun di udara guna menekan risiko penyebaran wabah COVID-19.

Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine mengatakan, “Kesehatan dan keamanan seluruh tamu dan staf merupakan prioritas utama kami. AirAsia telah melakukan penyesuaian prosedur penanganan penumpang di darat dan di udara dengan kewaspadaan terhadap Covid-19. Silakan memahami sejumlah ketentuan yang kami terapkan guna menjamin perjalanan yang aman dan nyaman bagi semuanya.”

“Kami juga mengimbau calon penumpang untuk memperhatikan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan pemerintah di wilayah masing-masing. AirAsia Indonesia secara aktif bekerja sama dengan regulator, otoritas penerbangan sipil dan kesehatan dalam menindaklanjuti perkembangan situasi.”

Berikut 10 hal yang perlu diperhatikan sebelum terbang bersama AirAsia:

1. Kewajiban penggunaan masker.

Semua tamu AirAsia wajib membawa dan menggunakan masker pribadi dengan benar sebelum, selama, dan sesudah penerbangan, termasuk saat check-in dan mengambil bagasi. Tamu yang tidak mengenakan masker tidak akan diperbolehkan naik ke pesawat.
 
2. Syarat dan ketentuan yang berlaku terkait perjalanan Anda.

Sebelum melakukan perjalanan, mohon pastikan bahwa Anda telah memenuhi izin dan persyaratan untuk melakukan perjalanan dari otoritas di wilayah asal dan tujuan. Silakan merujuk ke tautan ini untuk mengetahui daftar negara yang melakukan pembatasan perjalanan.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai persyaratan kemigrasian, silakan kunjungi situs resmi kantor imigrasi negara tujuan Anda.

3. Pemeriksaan suhu tubuh.

Pemeriksaan suhu tubuh akan dilakukan di beberapa titik, termasuk di gerbang keberangkatan. Awak kabin juga akan menjalankan pemeriksaan suhu tubuh sebelum bertugas.
 
4. Marka jaga jarak.

Marka jaga jarak tersedia di sejumlah titik, termasuk di area ruang tunggu penumpang, konter dan kios check-in. Kami juga akan memfasilitasi konter check-in tambahan dan mengembangkan inovasi layanan check-in yang bebas kontak langsung.

5. Layanan check-in digital dan waktu kedatangan di bandara.

Check-in melalui web dan aplikasi untuk mengurangi kontak fisik dan kontak dengan permukaan pada saat proses check-in dan masuk pesawat. Mohon tiba lebih awal di bandara, setidaknya 3 jam sebelum jadwal keberangkatan, agar memiliki waktu luang untuk menjalankan rangkaian proses pemeriksaan yang diperlukan.
 
6. Ketentuan bagasi kabin.

Kami menerapkan kebijakan baru terkait bagasi untuk mengakomodir arahan jaga jarak selama proses turun dan naik pesawat. Penumpang hanya diperbolehkan membawa satu bagasi kabin dengan ukuran maksimum 40cm (Tinggi) x 30cm (Lebar) x 10cm (Panjang), seperti tas laptop dan tas jinjing. Barang bawaan di luar ketentuan tersebut harus dibagasikan. Kebijakan ini untuk meminimalisir kontak antara penumpang dengan barang bawaan penumpang lainnya. Untuk lebih lengkapnya silakan klik di sini.
 
7. Pesan makanan sebelum terbang secara online.

Makanan di dalam pesawat atau inflight hot meals hanya tersedia untuk pemesanan secara online, dan tidak tersedia untuk pembelian di dalam pesawat. Silakan memesan makanan setidaknya 24 jam sebelum keberangkatan. Cemilan dalam kemasan seperti keripik, kacang, cokelat, dan minuman dalam kaleng atau botol masih tersedia di dalam pesawat.

8. Keamanan makan di dalam pesawat.

Semua makanan diproduksi dan dikemas secara higienis mengikuti persyaratan keamanan pangan yang ketat. Awak kabin yang bertugas menangani makanan dan minuman akan mengenakan sarung tangan.

9. Persiapan dan standar kebersihan awak kabin.

Selama penerbangan, seluruh awak kabin kami akan mengenakan alat pelindung diri termasuk masker dan sarung tangan. Awak kabin kami sudah terlatih dengan baik untuk menangani berbagai situasi medis selama di dalam pesawat termasuk untuk mengidentifikasi dan mengisolasi penumpang yang merasa tidak sehat.

10. Kebersihan pesawat.

Seluruh armada AirAsia menjalankan prosedur desinfeksi secara rutin yang semakin diintensifkan lagi di tengah situasi saat ini.

Semua produk pembersih, sanitasi dan desinfektan yang digunakan telah disetujui oleh otoritas kesehatan dan pihak pabrikan pesawat Airbus. Seluruh pesawat AirAsia dilengkapi dengan fitur penyaring udara HEPA berstandar rumah sakit, yang dapat menyaring 99.999% partikel dan kontaminan di udara seperti virus dan bakteri.

Sekali lagi, mohon pastikan kembali kelayakan Anda untuk melakukan perjalanan sebelum memesan tiket penerbangan. Penumpang juga dimungkinkan untuk mengisi formulir pernyataan kesehatan dan dokumen terkait sebelum keberangkatan atau pada saat kedatangan. 

Untuk informasi terkini dan penting lainnya, silakan kunjungi situs airasia.com, ikuti akun sosial media AirAsia di Twitter (@AirAsia_Indo) dan Facebook (AirAsia), atau hubungi layanan pelanggan kami melalui support.airasia.com.