Mengukur Perbedaan di Smartphone Samsung S10 Plus dan Samsung S20 Plus

Safari
Mengukur Perbedaan di Smartphone Samsung S10 Plus dan Samsung S20 Plus

Siapa sih sekarang ini yang tidak mengenal brand smartphone Samsung? Samsung hingga saat ini terus bertahan menjadi merek smartphone pilihan terbaik yang menjadi idaman setiap orang di Dunia, termasuk Indonesia. Salah satu produk smartphone terlaris Samsung berasal dari Seri Galaxy yang saat ini sangat populer di masyarakat.

Baru-baru ini, produk Seri Galaxy terbaru yang diberi nama Samsung S20 Plus telah telah diluncurkan di “Galaxy Unpacked 2020” yang bertempat pada Palace of Fine Arts, San Fransisco, Amerika Serikat.

Dalam peluncuran yang digelar di hari Selasa (11/2/2019), ada 2 varian smartphone lainnya yang diluncurkan oleh Samsung, yakni Samsung Galaxy S20 dan Samsung Galaxy S20 Ultra. Jika ditarik ke belakang, seri Galaxy terakhir yang diluncurkan Samsung bernama Galaxy S10.

Karena itu, harusnya produk terbaru yang diluncurkan Samsung ini sepatutnya diberi nama Galaxy S11. Meski begitu, ada makna tersendiri kenapa Samsung mengusung seri Galaxy terbarunya dengan nama S20. Nama Galaxy S20 sendiri digunakan untuk menandai satu dekade (10) tahun tepatnya Samsung telah memasarkan seri Galaxy S.

Namun, perlu diketahui, popularitas yang didapatkan smartphone produksi Samsung saat ini tidak melalui proses mudah. Perjalanan perusahaan yang dibentuk oleh Lee Byung-chul (1910-1987) pada tahun 1938 ini menjadi produsen smartphone Android terbesar di Dunia ini membutuhkan waktu relatif panjang. Sejak dekade 90-an, Samsung sebenarnya telah merilis handphone sebagai bagian dari pengembangan produknya. 

Di tahun 1993, Samsung mulai mengembangkan HP bernama SCH-800 GSM yang menyediakan Jaringan CDMA. Setelah itu, di tahun- tahun berikutnya, Samsung terus mengembangkan produk handphone hingga era smartphone menjelang abad ke- 20.

Meningkatnya popularitas Samsung di dunia smartphone dimulai pada tanggal 27 April 2009. Ketika itu, Samsung meluncurkan smartphone dengan sistem operasi Android pertamanya, yaitu Samsung i7500.

Smartphone ini menawarkan layar sentuh AMOLED berukuran 3.2 inci. Sistem operasi Android yang digunakan pada smartphone ini adalah OS Android Cupcake 1.5. 

Setelahnya, keberhasilan smartphone Samsung dengan menggunakan sistem Android dimulai dengan peluncuran Samsung Galaxy S. Smartphone ini diluncurkan oleh Samsung pada Bulan Maret 2010. Ketika itu, tingkat penjualan smartphone ini diketahui cukup tinggi dan meningkatkan popularitas merek Samsung.

Pada bulan Januari 2011, Samsung berhasil menjual smartphone ini sebanyak 10 juta unit. Keberhasilan tersebut pun terus berlanjut pada produk smartphone Samsung setelah Galaxy S. Beberapa produk smartphone Samsung yang sukses lainnya yaitu Samsung Galaxy S II dan Samsung Galaxy S III.

Tak hanya itu, beberapa smartphone Galaxy lainnya juga memperoleh sambutan tinggi di pasaran. Produk-produk tersebut seperti Samsung Galaxy Mini, Samsung Galaxy Young, dan Samsung Galaxy Note.

Seusai kesuksesan produk-produknya tersebut, Samsung sebenarnya telah mengembangkan sebuah sistem operasi sendiri yang disebutnya sebagai OS Bada. Penamaan OS (Operating System) tersebut pun diambil oleh Samsung dari bahasa Korea yang memiliki arti lautan. 

Pada bulan April 2010, Samsung meluncurkan smartphone berbasis sistem operasi Bada pertamanya, yakni Samsung Wave S8500. Smartphone ini dilengkapi prosesor single core 1 GHz dengan GPU PowerVR SGX 540. 

Pada bagian layar, smartphone ini dilengkapi dengan layar Super AMOLED berukuran 3.3 inci serta kemampuan untuk merekam video berkualitas HD (High Definition) 720p. Smartphone ini juga mampu terjual sebanyak 1 juta unit dalam empat minggu pertamanya.

Seiring waktu, ternyata smartphone tersebut punya tingkat penjualan yang kurang baik. Samsung akhirnya memutuskan bahwa mereka tidak akan melanjutkan pengembangan OS Bada. Samsung pun beralih untuk mengembangkan smartphone dengan OS Tizen yang juga mereka kembangkan sendiri. 

Selain itu, Samsung juga sempat merilis smartphone lainnya yang menggunakan OS Windows Phone 7. Adapun, smartphone dengan sistem operasi Windows Phone pertama yang diluncurkan oleh adalah Samsung Omnia 7. Namun, tingkat penjualan smartphone - smartphone ini masih belum bisa menyaingi tingkat penjualan Samsung Galaxy.

Karena itu, seri Galaxy yang menggunakan sistem operasi Android ini akhirnya turut membesarkan merek Samsung di ranah smartphone, termasuk di Indonesia sendiri. Populernya seri Galaxy tersebut juga ditengarai karena Samsung terus menerus menelurkan produk smartphone Android untuk berbagai segmen. 

Setelah meluncurkan Samsung Galaxy S10 Plus di bulan Maret 2019, seri Galaxy terbaru bernama Samsung Galaxy S20 Plus juga tidak lama lagi akan beredar di Indonesia. Nah, yuk simak perbedaan apa saja yang terdapat pada Samsung Galaxy S10 Plus dan Samsung Galaxy S20 Plus!

1. Kualitas Layar

Smartphone Samsung Galaxy S20 Plus dibekali layar Dynamic Amoled 2X Capacitive Touchsreen. Ada juga teknologi eye strain reduction pada smartphone Samsung Galaxy S20 Plus yang dapat mengurangi blue light pada layar hingga 18% lebih baik dari seri Galaxy sebelumnya, Samsung Galaxy S10 Plus tanpa mengurangi kualitas layar. 

Selain itu, layar smartphone Samsung Galaxy S20 Plus dilengkapi dengan 120 Hz Display Support (up to FHD resolution). Yang lebih menarik, smartphone Samsung Galaxy S20 Plus punya 240 Hz touch sensitivity. Dengan touch sensitivity sebesar itu, layar smartphone Samsung Galaxy S20 Plus akan menjadi lebih responsif untuk bermain game. 

Adapun, smartphone Samsung Galaxy S20 Plus hadir dengan layar 6.9 inci dan beresolusi 1440x3200 pixels. Selain itu, layar smartphone Samsung Galaxy S20 Plus mengusung 20:9 ratio (511 ppi density). 

Sedangkan smartphone Samsung S10 Plus mengusung layar Dynamic Amoled Capacitive Touchsreen. Adapun, smartphone Samsung S10 Plus hadir dengan layar 6.4 inci dengan resolusi 1440x3040 pixels serta 19: 9 ratio (522 ppi density).

Untuk perlindungan, layar kedua smartphone dari seri Galaxy S ini sama-sama dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 6. 

2. Dimensi dan Pilihan Warna

Smartphone Samsung Galaxy S20 Plus diketahui dirancang dengan Infinity-O-display. Hal ini membuat lubang kamera smartphone Samsung Galaxy S20 Plus berada di tengah sisi atas, bukan pojok kanan seperti seri Galaxy pendahulunya, yakni Samsung Galaxy S10 Plus. 

Sebagai informasi, smartphone Samsung Galaxy S20 Plus mempunyai dimensi 161.9x73.7x7.8 mm (6.37x2.90x0.31 inci). Untuk beratnya sendiri, smartphone Samsung Galaxy S20 Plus ada di 189 gram Smartphone Samsung Galaxy S20 Plus diketahui akan hadir dalam 6 varian warna, yakni Cosmic Grey, Cloud Blue, Cloud Black, Cosmic White, Cosmic Blue, dan Cosmic Red. 

Adapun, smartphone Samsung Galaxy S20 Plus mempunyai perlindungan Gorilla Glass 6 pada bagian Glass Front dan Glass Back serta menggunakan Aluminium Frame. Selain itu, smartphone Samsung Galaxy S20 juga telah mempunyai IP68 dust/water resistant (up to 1.5 meter untuk 30 menit).

Sedangkan smartphone Samsung Galaxy S10 Plus berdimensi 157.6x74.1x7.8 mm (6.20x2.92x0.31 inci). Berat smartphone Samsung Galaxy S10 Plus ada dua pilihan yakni 175 gram dan 198 gram. 

Untuk perlindungan, Samsung Galaxy S10 Plus mempunyai dua pilihan, yaitu:
•    Gorilla Glass 6 (Glass Front), Gorilla Glass 5 (Glass Back), dan Aluminium Frame
•    Gorilla Glass 6 (Glass Front), Ceramic Back, Ceramic Frame

Selain itu, pilihan warna yang dimiliki smartphone Samsung Galaxy S10 Plus ialah Prism White, Prism Black, Prism Green, Prism Blue, Canary Yellow, Flamingo Pink, Ceramic Black, Ceramic White, Cardinal Red, dan Smoke Blue. 

3. Kapasitas Baterai dan Fitur Fast Charging 

Smartphone Samsung Galaxy S20 Plus dibekali dengan baterai berkapasitas 4.500 mAh dan teknologi fast charging 25W. Sedangkan Smartphone Samsung Galaxy S10 Plus mempunyai baterai dengan kapasitas 4.100 mAh dan teknologi fast charging 15W. 

4. RAM dan Kapasitas Penyimpanan Internal 

Perlu diketahui, smartphone Samsung Galaxy S20 Plus mengusung RAM berteknologi terbaru, yakni LPDDR5. Ukuran RAM yang disematkan pada smartphone Samsung Galaxy S20 Plus diketahui sebesar 8GB. Untuk kapasitas penyimpanan internalnya, smartphone Samsung Galaxy S20 Plus mempunyai ROM sebesar 128GB.

Adapun, smartphone Samsung Galaxy S10 Plus memiliki 3 pilihan RAM dan kapasitas penyimpanan internal. Ketiganya yakni 128 GB (ROM)/ 8 GB (RAM), 512 GB (ROM)/ 8 GB (RAM), dan 1TB (ROM)/ 12 GB (RAM). 

Sedangkan untuk kapasitas penyimpanan tambahan, kedua smartphone Samsung dari seri Galaxy S ini sama-sama dilengkapi card slot dengan format MicroSDXC. Selain itu, terdapat juga UFS 3.0 di pada Samsung dari seri Galaxy S ini. 

5. Chipset, CPU, dan GPU

Dari segi dapur pacu, smartphone Samsung Galaxy S20 Plus dibekali chipset Exynos 990 (7 nm+). Berikut ini spesifikasi lengkapnya:
•    Chipset: Exynos 990 (7 nm+)
•    CPU: Octa-core (2x2.73 GHz Mongoose M5 & 2x2.60 GHz Cortex-A76 & 4x2.0 GHz Cortex-A55) 
•    GPU: Mali-G77 MP11
Sedangkan smartphone Samsung Galaxy S20 Plus masih menggunakan chipset Exynos 9820 (8 nm). Inilah spesifikasi lengkapnya: 
•    Chipset: Exynos 9820 (8 nm)
•    CPU: Octa-core (2x2.73 GHz Mongoose M4 & 2x2.31 GHz Cortex-A75 & 4x1.95 GHz Cortex-A55)
•    GPU: Mali-G76 MP12

6. Kamera 

Smartphone Samsung Galaxy S20 Plus diketahui memiliki quad camera di bagian belakangnya. Berikut spesifikasinya:
•    12 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.76", 1.8µm, Dual Pixel PDAF, OIS
•    64 MP, f/2.0, (telephoto), 0.8µm, PDAF, OIS, 3x hybrid optical zoom
•    12 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1.4µm, AF, Super Steady video
•    0.3 MP, TOF 3D, f/1.0, (depth)

Untuk kamera depan, smartphone Samsung Galaxy S20 Plus mempunyai dual camera dengan lensa wide beresolusi 10 MP. 
Sedangkan smartphone Samsung Galaxy S10 Plus dibekali triple camera. Ini spesifikasinya: 
•    12 MP, f/1.5-2.4, 26mm (wide), 1/2.55", 1.4µm, Dual Pixel PDAF, OIS
•    12 MP, f/2.4, 52mm (telephoto), 1/3.6", 1.0µm, AF, OIS, 2x optical zoom
•    16 MP, f/2.2, 12mm (ultrawide), 1/3.1", 1.0µm, Super Steady video

Untuk kamera depan smartphone Samsung Galaxy S10 Plus sama-sama memiliki dual camera, hanya saja dengan resolusi yang berbeda antara satu sama lainnya. Kamera pertama merupakan lensa wide beresolusi 10MP. Sedangkan kamera keduanya adalah lensa wide dengan resolusi 8MP. 

7. Fitur Lainnya

Dari segi sistem operasi, smartphone Samsung Galaxy S20 Plus diketahui telah menggunakan OS Android 10.0 yang dibalut dengan One UI 2. Sedangkan smartphone Samsung Galaxy S10 Plus masih menggunakan OS Android 9.0 (Pie) dengan balutan One UI 2. 

Selain itu, kedua smartphone dari seri Galaxy S ini telah dibekali dengan IP68 dust/water resistant (up to 1.5m untuk 30 menit). 
Adapun, smartphone Samsung Galaxy S20 Plus diketahui ditawarkan pada harga Rp 14.499.000. Sedangkan smartphone Samsung Galaxy S10 Plus ditawarkan pada kisaran harga Rp 10.000.000- Rp 15.000.000 (tergantung ukuran RAM dan ROM). Jadi, kamu tertarik membeli yang mana?