BPJAMSOSTEK Jakarta Gambir Terapkan Social Distancing Cegah Penularan COVID-19

Arbi
BPJAMSOSTEK Jakarta Gambir Terapkan Social Distancing Cegah Penularan COVID-19
Suasana pelayanan di Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Gambir setelah diterapkan tanda khusus untuk menjaga jarak antara peserta guna meminimalisir penularan COVID-19. (Ist)

Jakarta, HanTer - Peningkatan jumlah penderita Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir membuat masyarakat lebih waspada. Penularan yang terjadi secara masif ini sering disebabkan ketidakpedulian masyarakat akan pentingnya menjaga higienitas diri dari lingkungan sekitar.

Seperti diketahui, penularan Covid-19 ini lebih rentan terjadi pada kontak langsung dengan penderita ataupun percikan air ludah atau droplets dari penderita. Kondisi droplets yang menempel pada benda atau pada orang lain inilah yang menyebabkan peningkatan penderita bisa cukup tinggi dalam waktu yang signifikan.

Oleh karena itu, BPJAMSOSTEK Jakarta Gambir menerapkan social distancing dengan cara memberikan tanda khusus yang menghimbau peserta yang sedang antre menunggu panggilan untuk tidak duduk di kursi tunggu yang telah ditandai.

Hal ini dilakukan guna mengurangi kontak langsung dan menjaga jarak satu sama lain. Diharapkan, dengan di terapkannya social distancing ini, dapat mengurangi potensi penularan satu sama lain melalui kontak langsung

Dengan kondisi ini juga, BPJAMSOSTEK juga telah menerapkan skema Work From Home (WFH) yaitu WFH adalah Work From Home atau bekerja dari rumah. Artinya, karyawan tidak perlu datang ke kantor dan bisa bekerja dari tempat tinggalnya. dengan begitu, risiko penularan virus di masyarakat dapat berkurang.

“Kami pastikan meski dengan skema WFH ini, kami akan tetap memberikan layanan terbaik kami meski dengan status pelayanan terbatas. Kategori layanan terbatas ini akan tetap menggunakan antrian onlune, jadi peserta yang akan mengajukan klaim JHT diwajibkan untuk mengambil antrian online dan meng-upload dokumen yang telah ditentukan", kata Singgih Marsudi, Kepala Kantor Cabang Jakarta Gambir, Jumat (20/3/2020).

Selain hal tersebut, bagi peserta BPJAMSOSTEK yang memerlukan informasi-informasi terkait kepesertaan dalam program Jaminan Sosial Tenaga Kerja dapat menghubungi contact center 175.

Sebagai tambahan informasi, dikutip melalui situs resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 BNPB bahwa sampai Jumat 20 Maret 2020, terkonfirmasi positif sebanyak 369 kasus, denga 32 kasus meninggal dunia dan 17 orang sembuh,