Andre: Prabowo ke LN Perintah Presiden Jokowi

sammy
Andre: Prabowo ke LN Perintah Presiden Jokowi

Jakarta, HanTer - Kritik sempat dilayangkan Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, terhadap Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang kerap kunjungan kerja ke luar negeri (LN), menuai reaksi keras dari pihak Gerindra.

Terkait hal itu, Wasekjen DPP Partai Gerindra Andre Rosiade, meminta Mardani Ali Sera untuk tak gembar-gembor ke hadapan publik. Sebab, kepergian Prabowo ke luar negeri itu merupakan perintah langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Andre menjelaskan, kunjungan Prabowo ke sejumlah negara itu merupakan perintah Jokowi.

"Yang Pak Mardani bicara kemarin, saya ingin sampaikan juga. Mohon maaf Pak Mardani, perjalanan kunjungan kerja Pak Prabowo ke luar negeri itu atas arahan presiden dalam Ratas Rapat Kabinet Terbatas bidang pertahanan," katanya di Jakarta, Minggu (19/1/2020).

Tak hanya kunjungan belaka, perjalanan dinas Prabowo ke luar negeri disebutnya juga memiliki tujuan khusus. Prabowo diberi tugas oleh Jokowi untuk memperkuat sistem pertahanan selama enam bulan ke depan.

"Pak Prabowo diminta untuk membangun diplomasi pertahanan. Pak Prabowo diminta untuk memperkuat dalam 6 bulan ini kita melakukan modernisasi alutsista. Ini yang menyebabkan Pak Prabowo berkeliling," terang dia.

Andre menambahkan, kunjungan kerja Prabowo ke luar negeri itu juga bertujuan untuk mempercepat kemajuan alat sistem pertahanan (alutsista) di Indonesia.

"Selain membangun kerja sama pertahanan dengan berbagai negara juga memastikan negosiasi. Lalu, percepatan terhadap modernisasi dan perkuatan alutsista kita ini berjalan dengan baik dan cepat," terang dia.

Hal itulah yang menyebabkan Prabowo jarang memenuhi acara kenegaraan di Indonesia. "Makanya banyak acara seremonial kenegaraan maupun undangan-undangan di negera kita, Pak Prabowo banyak enggak hadir. Karena ini memang tugas yang harus beliau selesaikan," ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, Mardani Ali Sera sempat menyoroti kunjungan ke luar negeri yang kerap dilakukan Prabowo. Mardani Ali Sera menyinggung pernyataan Jokowi bahwa kunjungan ke luar negeri juga bisa dilakukan lewat ponsel.

"Pak Jokowi saat 16 Agustus 2019 lalu mengingatkan agar meminimalkan kunjungan ke luar negeri," ucap Mardani, Sabtu (18/1/2020).

Terkait kunjungan kerja Prabowo ke luar negeri, Mardani menilai wajar saja jika publik mempertanyakan. Sebab, menurutnya kunjungan tersebut tersebut berkaitan dengan hak dan menggunakan uang rakyat.

"Semua pejabat publik mesti siap untuk mendapat pengawasan dari publik. Karena dana yang digunakan memang dana masyarakat," ujarnya.