Poknas dan Gemantara Gelar Promosi 1001 UMKM: Ekonomi Rakyat Bangkit Membangun Indonesia Bermartabat

Anugrah
Poknas dan Gemantara Gelar Promosi 1001 UMKM: Ekonomi Rakyat Bangkit Membangun Indonesia Bermartabat
Presiden Perserikatan Organisasi Kepemudaan Nasional (Poknas) M Aris Mandji (dua dari kiri) kembali membuat gebrakan. Kali ini, mendorong majunya Usaha Mikro dan Kecil dan Menengah (UMKM) dengan menginisiasi ajang promosi berkelas nasional.

Jakarta, HanTer - Presiden Perserikatan Organisasi Kepemudaan Nasional (Poknas) M Aris Mandji kembali membuat gebrakan. Kali ini, mendorong majunya Usaha Mikro dan Kecil dan Menengah (UMKM) dengan menginisiasi ajang promosi berkelas nasional.

Poknas tidak sendiri. Bersama Gema Nusantara (Gemantara), kedua lembaga ini telah membentuk panitia bersama guna mempersiapkan gelaran promosi 'Era Bangkit Expo 1001 UMKM, IKM, Craft Bangkit dan Melejit, bertajuk 'Ekonomi Rakyat Bangkit Membangun Indonesia Bermartabat'. Acaranya ini digelar 7 hari yakni 9-15 Maret 2020 bertempat di ICE BSD, Kota Tangerang Selatan.

Sebelumnya, Panitia Bersama Expo Era Bangkit UMKM, IKM dan Craft telah melakukan audiensi dan dialog dengan Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rahmi Diany, yang diwakili Asda I Tangerang Selatan, H Rahmat Salam. Audiensi ini juga dihadiri KSP diwakili Deputi IV, dan Bulog serta komunitas nasional dengan semangat kebersamaan, mensukseskan agenda yang edukatif dan informatif.

Aris Mandji mengatakan, gelaran ini perlu didukung, karena punya tujuan mulia, yakni mendorong bertumbuhnya UMKM, serta meningkatkan ekspor dari sektor UMKM, IKM dan craft.

"Expo Bangkit, dilakukan supaya produk yang ditawarkan pemasarannya jauh lebih luas, lebih jauh lagi di mancanegara," kata Arman, sapaan akrab Aris Mandji kepada wartawan di Sekretariat Pokja, Kota Tangerang Selatan, Rabu (15/01/20).

Dia menambahkan, target nilai transaksi yang kahir dari dari Expo Bangkit ini, bisa mencapai di atas Rp5 miliar. Selain itu, pengunjungnya ditarget bisa 10 ribu orang.

"Yang kita harapkan dapat terwujud transaksi bisnis beberapa miliar dengan jumlah pengunjung 10.000 selama 7 hari pelaksanaannya," jelas Aris.

Kader Partai Golkar ini melanjutkan, gelaran Expo Bangkit, diharapkan bisa mendorong bertumbuhnya sektor UMKM, Industri Kecil dan Menengah (IKM), serta sektor industri craft di level nasional. "Kita ingin majukan UMKM, IKM dan Craft di tanah air," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD I Poknas Banten, Rahmat Hidayat menjelaskan, kegiatan ini digelar guna meningkatkan perekonomian kerakyatan secara Nasional.

"Kami memilih Kota Tangerang Selatan sebagai tenpat pelaksanan tentunya, memiliki dasar yang relevan," kata Rahmat.

Selanjutnya dia menjelaskan alasan Kota Tangerang Selatan ditetapkan sebagai lokasi Era Expo Bangkit. Lantaran Kota Tangerang Selatan adalah penyangga utama Ibu Kota DKI Jakarta dan juga miniaturnya Indonesia.

"Kita ketahui bahwa wilayah ini didiami berbagai etnis, suku bangsa. Ini yang menjadi dasar pertimbangan kita memilih Kota Tangerang Selatan," paparnya

"Target dalam acara ini adalah 1001 pelaku usaha UMKM, IKM dan Craft akan turut berpartisipasi dan menjadi peaerta untuk menyemarakkan Era Bangkit Exspo, sekaligus menjadi peserta Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) ke depannya," tambah Rahmat.

Sementara, Ucup Supdiyatna, Ketua Umum Gemantara menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian kita kepada pelaku UMKM. "Panitia Bersama tidak hanya melakukan sebatas kegiatan semata terhadap pelaku UKM namun juga membantu bagaimana strategi dan solusi pemasaran produk-produk mereka," paparnya.

Ditambahkan, kepedulian Poknas dan Gemantara akan masa depan UMKM, juga berkeinginan untuk mendorong lahirnya wira usaha sukses dari daerah.

Ketua Pelaksana (OC) Abdul Rokhim, salah satu kegiatannya adalah pemasaran. Kami tidak hanya membina mereka dari sisi pelatihan dan peningkatan kemampuan, tapi juga memasarkan produk-produk itu secara maksimal.

"Berbagai produk yang akan kita promosikan. Acaranya beragam, mulai bazar, pameran industri kreatif UMKM, IKM, dan Craft. Ada pula Talkshow Nasional, Pertunjukan Seni Budaya, Solusi UMKM, Pojok Dialog, serta hiburan," tuturnya.