Genjot Ekspor, Presiden Target Perjanjian Dagang Rampung pada 2020

Ant
Genjot Ekspor, Presiden Target Perjanjian Dagang Rampung pada 2020
Presiden Jokowi. (Ist)

Jakarta, HanTer - Presiden Joko Widodo menargetkan perjanjian internasional dengan negara atau institusi lain untuk meningkatkan ekspor dapat terselesaikan paling tidak akhir 2020.

Kepala Negara menyebutkan Indonesia telah menyelesaikan perjanjian kerja sama ekonomi komprehensif (CEPA) dengan Australia. "Ini harus diteruskan dengan negara-negara lain. Yang penting menurut saya segera diselesaikan dan akhir 2020 ini bisa diselesaikan," katanya saat memimpin rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden Jakarta, Rabu (30/10/2019),

Ia meminta tim perunding harus disusun yang fixed atau tidak ganti-ganti. "Kemudian penyelesaian dan eksekusi lapangan juga harus terus dikerjakan, yakni dengan Uni Eropa. Ini nanti akan berkaitan dengan peningkatan ekspor," kata Jokowi.

Ia mengingatkan juga perlunya segera diselesaikan Perjanjiam Kerja sama Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) Indonesia dengan Anggota ASEAN plus 6 negara. "Termasuk di dalamnya India, China Korsel, Jepang, Australia dan Selandia Baru," katanya.

Ia menyebutkan Indonesia belum memiliki perjanjian perdagangan dengan mereka sehingga ia minta agar segera diselesaikan. "Dalam akhir tahun depan harus rampung sehingga yang berkaitan dengan ekspor bisa kita lakukan," tegasnya.

Jokowi juga mengingatkan perlunya penyelesaian perjanjian perdagangan dengan negara-negara Afrika. "Ini penting sekali, Afrika, tolong dilihat," kata Presiden Jokowi. (

#Jokowi   #dagang   #ekspor