Ngaku Bisa Bebaskan Tahanan Kasino Robinson, Seorang Penipu Diciduk Polisi

Danial
Ngaku Bisa Bebaskan Tahanan Kasino Robinson, Seorang Penipu Diciduk Polisi
Ilustrasi (ist)

Jakarta, HanTer - Seorang pria bernama Benny berhasil dicokok polisi terkait kasus tindak pidana penipuan pada Rabu (23/10/2019).

Benny menipu dengan modus memberi bantuan membebaskan kerabat korban bernama Alexander yang ditahan di Rutan Polda Metro Jaya sebagai tersangka kasus kasino Robinson atau RBS (29).

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto membenarkan kasus tersebut.

"Benny menghubungi pelapor (Alexander) melalui WhatsApp dan bertanya 'ada saudara atau tidak yang ikut ditangkap (di Apartemen Robinson)?' Selanjutnya dijawab (oleh Alexander) 'iya, ada saudara saya namanya KR'," ujar Suyudi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (25/10/2019).

Suyudi menjelaskan Benny menawarkan bantuan pembebasan dengan meminta imbalan sebesar Rp800 juta kepada korban. Selanjutnya, korban Alexander bertemu dengan pelaku di daerah Gambir, Jakarta Pusat pada 9 Oktober untuk menyerahkan uang tersebut.

"Setelah menyerahkan uang, Benny menyuruh (Alexander) menunggu selama dua jam dengan alasan dia menghubungi seseorang untuk proses pengurusan penangguhan penahanan (kerabat Alexander)," ujar Suyudi.

Korban lantas memutuskan untuk kembali ke kantor sambil menunggu kepastian dari Benny. Namun, Benny tak kunjung memberikan kabar.

Selanjutnya, korban kembali menghubungi Benny untuk menagih kepastian perihal penangguhan penahanan kerabatnya.

"Sekitar pukul 22.00 WIB Benny menghubungi pelapor (Alexander) bahwa dirinya mau menyetor Rp800 juta ke pihak kepolisian agar dua orang bisa keluar lebih dulu dari tahanan yaitu KR dan TN selanjutnya pelapor bertanya pasti atau tidak dan Benny menjawab pasti dan besoknya pasti keluar," papar Suyudi.

Kendati demikian, pelaku Benny tak kunjung memberikan kepastian perihal upaya penangguhan penahanan itu. Alexander selaku korban kemudian membuat laporan polisi ihwal dugaan penipuan.

Laporan itu diterima polisi dengan nomor laporan LP/ 6808/ X/ 2019/ PMJ/ Ditreskrimum tanggal 15 Oktober 2019.

Berdasarkan laporan itu, lanjut Suyudi, pihaknya melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus Benny dan ketika diamankan, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa bukti transfer bank senilai Rp650 juta, handphone, dan sebagainya. Kini, Benny masih menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, polisi menggerebek tempat judi atau kasino di Apartemen Robinson yang dikenal dengan nama RBS 29 pada Minggu (6/10). Polisi meringkus 133 orang, dan 91 orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

Para tersangka dijerat Pasal 303 dan atau 303 KUHP tentang Tindak Pidana Perjudian dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.

#Tahanan   #judi   #kasino   #robinson   #penipuan   #polisi