Peneliti Prediksi Iklim Investasi Bakal Terdampak Aksi Demo

Ant

Jakarta, HanTer - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai aksi demonstrasi di dalam negeri yang berkepanjangan akan berdampak negatif pada iklim investasi.

"Demonstrasi yang berkepanjangan akan berdampak negatif bagi iklim investasi nasional, terutama terasa di pasar keuangan investor cenderung menahan diri bertransaksi," ujar peneliti Indef Rusli Abdullah ketika dihubungi di Jakarta, Selasa (1/10/2019).

Ia mengatakan salah satu dampak negatif dari aksi demonstrasi cukup terasa pada pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan fluktuasi rupiah yang cenderung mengalami tekanan.

Pada hari ini, Selasa (1/10/2019), IHSG ditutup melemah 30,85 poin atau 0,5 persen ke posisi 6.138,25. Sementara itu nilai tukar (kurs) rupiah melemah menembus level di atas Rp14.200 per dolar AS, menjadi Rp14.216 per dolar AS.

Agar demonstrasi tidak berkepanjangan, Rusli menyarankan pemerintah segera mengambil keputusan terkait RUU KUHP dan revisi UU KPK "RUU KUHP dan revisi UU KPK dinilai kontroversial oleh mahasiswa dan masyarakat, yang akhirnya memicu demonstrasi dalam beberapa hari terakhir ini," katanya.

 

#demo   #investasi   #indef