Jasa Marga Dukung Pelarangan Angkutan ODOL Masuki Tol

Ant
Jasa Marga Dukung Pelarangan Angkutan ODOL Masuki Tol
ilustrasi. (Ist)

Jakarta, HanTer - PT Jasa Marga (Persero) Tbk.menyambut baik pelarangan kendaraan kelebihan muatan dan dimensi atau over dimension over load (ODOL) melewati jalan tol mulai 2020 oleh Kementerian Perhubungan.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur," ujar Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani dilansir dari Antara, Senin (30/9/2019).

Desi menjelaskan kendaraan ODOL itu memiliki tiga dampak yakni merusak jalan karena jalan tol tidak didesain untuk menahan beban yang tidak ada batasnya; menimbulkan kemacetan karena kecepatannya lambat; dan kendaraan ODOL cukup banyak menimbulkan kecelakaan.

"Kalau kendaraan itu tidak dalam kondisi ODOL, kami akan mengizinkan melintas jalan tol. Sebetulnya kendaraan golongan nonsatu yang melintasi tol Jakarta-Cikampek hanya 15 persen, namun menyumbang angka kecelakaan lebih dari 50 persen," kata Desi.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan kendaraan ODOL dilarang melewati jalan tol mulai 2020. Menhub juga telah mengimbau baik para pemilik barang maupun truk untuk menaati ketentuan untuk tidak mengoperasikan kendaraan yang kelebihan muatan dan dimensi, dengan kecepatannya kurang dari 25 kilometer per jam. Sedangkan, kecepatan rata-rata kendaraan di jalan tol berkisar antara 60 km hingga 80 km per jam. 

#jasa-marga   #ODOL   #truk