Nelayan dan ABK juga Berhak Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Arbi
Nelayan dan ABK juga Berhak Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Jakarta, HanTer - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Pluit melakukan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan kepada para pengurus kapal atau agen di Unit Pelabuhan Perikanan Nusantara Muara Angke, Selasa (6/08/2019).

Sosialisasi itu dipimpin oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Pluit Sulhan Ibrahim, dan dihadiri Kesyahbandaran Direktorat Tangkap Kelautan dan Perikanan Bayu Setyadi, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) Kepelabuhanan Perikanan Muara Angke Arif Prakoso, KSOP Muara Angke Ichwan.

Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Pluit Sulhan Ibrahim, mengatakan BPJS Ketenagakerjaan sebagai badan hukum publik yang ditunjuk langsung oleh pemerintah melalui UU No 24 Tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, memiliki tanggung jawab besar untuk melindungi masyarakat pekerja, termasuk  para nelayan dan ABK (anak buah kapal).

“Dengan iuran yang besarnya hanya Rp 16.800, maka nelayan dan ABK sudah mendapatkan dua program perlindungan yakni perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM),” tegas Sulhan.

Sulhan menambahkan banyak para nelayan dan ABK yang sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dikarenakan pihaknya selalu standby setiap hari di KSOP Muara Angke mulai pukul 09.00 – 15.00 WIB. Sistem pendaftarannya adalah para nelayan dan ABK sebelum pergi melaut membayar iuran, lalu memperoleh kartu perlindungan di saat itu juga.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) Kepelabuhanan Perikanan Muara Angke,  Arif Prakoso mengapresiasi langkah yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Pluit untuk mengedukasi dan memberikan perlindungan kepada para nelayan dan ABK.

“Setiap ABK wajib terdaftar di asuransi sebelum pergi melaut sesuai dengan peraturan Perjanjian Kerja Laut (PKL),” pungkas Arif.

Arif mengatakan dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan setidaknya nelayan akan lebih tenang dalam bekerja, sebab seluruh risiko pekerjaannya ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan .