Pelindo III Mantapkan Pelabuhan Benoa Menjadi Home Port Cruise

Safari
Pelindo III Mantapkan Pelabuhan Benoa Menjadi Home Port Cruise
Ilustrasi. (Ist)

Jakarta, HanTer– PT Pelindo III selesai melakukan Pengerukan dan pendalaman alur dari minus 9 meter LWS (low water spring/rata-rata muka air laut) menjadi minus 12 LWS, Pelabuhan Benoa Bali semakin mantab menjadi Home Port Cruise.

Dengan demiian kapal pesiar dengan LOA (Length of All) /ukuran panjang lebih dari 350 Meter bisa sandar di demaga Pelabuhan Benoa, sebab sebelumnya hanya bisa berlabuh diluar pelabuhan.

DirekturTeknik Pelindo III Joko Noerhudha mengatakan dengan adanya revitalisasi tersebut, akan menambah minat kedatangan kapal pesiar sebab dari sisi keamanan dan kenyaman telah terjamin.

“Kini kolam di dermaga timur, selatan, kolam di curah cair dan gas telah dalam menjadi minus 12 meter LWS, sebelumnya minus 8,” tutur Joko.

Turning basin atau area untuk berputar kapal juga diperlebar sehingga kapal yang memiliki radius putar lebih panjang dapat melakukan maneuver dengana mandari 300 meter sekarang menjadi 420meter, serta lebar di kolam timur dari awal 150 meter sekarang menjadi 200meter, kolam barat dari 150 meter menjadi 330 meter.

Gedung terminal penumpang juga telah ditingkatkan oleh Pelindo III. Misalnya kapasitas gedung terminal penumpang yang semula hanya menampung 900 orang kini diperbesar hingga tiga kali dpat mampu menampung 3.500 orang dalam bangunan seluas 5.600 meter persegi.

Dengan selesainya pengerugan kolam pelabuhan dan pendalaman alur, pelabuhan Benoa akan menjadi Home Port Cruise sehigga dapat meningkatkan jumlah kunjungan kapal pesiar.

“Kapal pesiar tersebut tidak hanya transit namun, kapal pesiar berangkat dari Benoa, kemudian berkeliling di Indonesia Timur dan nanti akan kembali lagike Benoa,”ujar Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo III Toto Nugroho Pranatyasto.

Dengan menjadi home port cruise tersebut tentunya akan berdampak positif bagi perekonomian di Bali karena ini memiliki Multiplier effect cukup besar saat kapal pesiar bersandar di pelabuhan maka bisa menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat disekitarnya.

Selain itu, untuk mendukung pelabuhan benoa menjadi rumah bagi kapal pesiar tersebut, Pelindo III juga sedang melakukan pengembangan lain di antaranya penataan kembali zona peruntukan kapal wisata, BBM dan Gas, perikanan, serta pembangunan terminal internasional dengan melakukan beautifikasi kawasan pelabuhan dengan sentuhan artistikkhas Bali.