Pengusaha Beberkan Hutama Karya Utang Belasan Miliar Rupiah

Danial
Pengusaha Beberkan Hutama Karya Utang Belasan Miliar Rupiah
Hutama Karya

Jakarta, HanTer - Buntut dari tidak adanya kejelasan, membuat seorang pengusaha bernama Nathaniel Tanaya menyebut PT Hutama Karya (Persero) berutang padanya senilai Rp11 miliar.

Nathaniel mengungkapkan, utang tersebut merupakan utang yang belum dibayarkan dari penerbitan surat utang berbentuk medium term note (MTN) yang diterbitkan Hutama Karya pada 1996.

"Saya sudah berusaha menagih, tapi selalu ditolak. Lho dia yang buat, dia yang terbitkan utang tapi kok ngga mau bayar," ujar Nathaniel dalam konferensi pers di Kopi Tenong, Jakarta Selatan, Senin (7/1/2019).

Menurut Nathaniel, dia membeli MTN tersebut melalui sekuritas yang diterbitkan oleh PT Bank Sejahtera Umum, dalam hal ini PT BSU adalah bank penjamin.

"Saya membeli MTN sebanyak 11 lembar lewat pasar negosiasi, denominasi surat utang per lembarnya mencapai Rp 1 miliar," ujarnya.

Nathaniel menjelaskan pernah mengajukan gugatan perkara piutang tersebut melalui pengadilan tetapi hasilnya selalu mengambang, dan pernah mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 2001 dan 2017 lewat Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Selain itu, Nathaniel berencana akan melakukan aksi demo di Istana Presiden dan di kantor Hutama Karya jika utangnya tak segera dilunasi.

Nathaniel menambahkan, Hutama Karya selalu menolak membayar karena utang tersebut bukan tanggung jawab perusahaan. Menurut Hutama Karya, utang itu adalah tanggung jawab personal dalam hal ini mantan Direktur Utama Hutama Karya, Tjokorda Raka Sukawati.