Problema Sosialisasi Si Kecil di Masa Pandemi

***
Problema Sosialisasi Si Kecil di Masa Pandemi
Miftakhul Barok (Musik Production Manager)/ ist

OlehMiftakhul Barok (Musik Production Manager)

Sosialisasi salah satu peran penting untuk proses anak mempelajari standar, nilai, perilaku dalam kehidupan sehari-hari di lingkungannya. Terlebih perkembangan sosial anak dipengaruhi oleh keluarga, teman bermain dan sekolah. 

Lingkungan pertama yang dikenal sejak lahir yaitu keluarga. Ayah, ibu dan anggota keluarga lainnya merupakan lingkungan sosial yang berasal dari keluarga, sangat besar perannya bagi perkembangan dan pembentukan kepribadian individu sang anak.
Oleh karena itu, memenuhi kebutuhan sosialisasi, si kecil harus belajar berinteraksi dengan cara yang sehat, positif, dan produktif. sebagai peranan orangtua perlu mendorong si Kecil melakukan interaksi sosial, memantau keterampilan sosial, dan mengajarkan cara-cara sehat untuk berinteraksi dengan anak-anak lain atau dengan orang dewasa. 

Karena kemampuan sosialisasi yang baik akan mendukung proses tumbuh kembang anak yang berguna saat si Kecil dewasa kelak. Maka peran keluarga dalam proses sosialisasi ini sangat krusial, untuk memberi dukungan serta mendampingi si kecil.

Dengan adanya Pandemi Covid-19  ini yang mengharuskan si kecil tidak mempunyai banyak ruang gerak untuk bersosialisasi, Ke-khawatiran para orang tua pun akan menjadi suatu pemikiran yang harus dihadapi bersama,Terlebih si kecil yang sedang mempelajari tutur bahasa, prilaku, serta peran lain yang bisa menghambat penguatan Literasi bagi Anak-anak pasca pandemi ini.

Bagaimanapun juga manusia adalah mahluk sosial yang perlu berinteraksi satu sama lain, dengan adanya interaksi dengan teman yang lain bisa memunculkan perasaan bahagia terhadap si kecil serta melatih pembendaharaan kosakata, atau tingkah laku lainnya.

Situasi ini memang sangat menantang untuk para orang tua, sehingga orang tua harus bekerja lebih keras untuk membuat si kecil aman dan nyaman serta efektif dalam melakukan pembelajaran sebagai pengganti kegiatan interaksi.

Perubahan metode pengajaran untuk si kecil yang tidak maksimal menurut para orang tua, dikarenakan banyak hal yang hilang secara teknis, dengan metode pengajaran online yang terbentur waktu, karena orang tua yang sedang bekerja dirumah pun harus bisa pararel sebagai guru dadakan di rumah.

Menyikapi hal ini, kita sebagai orang tua memang harus bisa mensiasati problema yang terjadi bukan hanya mengeluh tetapi harus menerima dengan lapang dada, dan mencari akal dengan berbagai cara untuk si kecil agar tetap mendapatkan sosialisasi, wawasan yang maksimal dengan keadaan batas ruang gerak yang sangat minim.

Semoga keadaan ini bisa segera selesai dengan normal, Agar si kecil bisa beraktifitas fisik kembali tanpa ada batasan ruang gerak yang mengkhawatirkan untuk para orang tua. Tetap semangat para pejuang anak !

#Sosialisasi   #Si   #Kecil   #Pandemi