Isu Calon Kapolri Baru

RN
Isu Calon Kapolri Baru
Ilustrasi

Perhelatan Pemilu 2019  sudah usai dan berjalan lancar Tak lepas dari kinerja Polri Dan TNI dalam menjaga kelancaran pemilu 2019 yang netral Dan professional.

Dimana kedua pemimpin Dua institusi ini dalam hal ini Kapolri Dan TNI ,merupakan jabatan professional Dan harus dijauhkan kepentingan politik agar bekerja secara profesional berbeda dengan jabatan Jaksa Agung yang merupakan bagian dari hasil kompromi politik dan lebih politis jabatan Jaksa Agung ,karena masuk dalam deretan anggota  kabinet ,maka bisa di duduki  oleh siapa saja walaupun tidak berlatar belakang keahlian sebagai  Jaksa

Penyusunan kabinet pemerintahan Joko Widodo - Maruf Amin sudah mulai di susun oleh Presiden Joko Widodo ,selain itu Juga kursi panas Ketua MPR Juga menjadi rebutan semua Partai Politik di Senayan nanti 

Tapi kok aneh Ada Indonesia police watch  yang kebelet ini menebar wacana untuk pergantian Kapolri yang dianggap merupakan bagian dari kabinet baru .

Perlu dipertanyakan kemampuan terkait Konstitusi nya .sebab Kapolri Dan Panglima TNI bukan bagian dari penyusunan kabinet mendatang 

Pasti ini Ada pesan sponsor dari segelintir oknum petinggi polri  yang sudah kebelet ingin menduduki jabatan Kapolri dengan menyuarakan melalui LSM IPW ya.

Wah wah bahaya Juga nih kalau sudah begini  jabatan Kapolri dipolitisasi sama IPW dengan dalih yang tidak kuat Dan lebih seperti pesanan .

Dan Saran Saya agar  Kangmas Joko Widodo jangan pernah terpengaruh dengan wacananya IPW disela sela Akan membentuk kabinet baru ya .

Saya yakin Kangmas Joko Widodo itu Akan lebih mengedepankan. Professionalisme Dan penilaian kinerja Kapolri yang saat ini masih bertugas dan belum memasuki Masa pensiun .

Kami saja yang diseberang pemerintahan menilai kalau kinerja Polri selama dibawah pemerintahan Kang Joko Widodo menilai lebih professional Dan lebih maju kinerjanya ..lah ini IPW kok bisa bisa nya menilai kinerja Polri ya ..

He he he 

Lucu Juga deh Bang Neta Ini 

Arief Poyuono 
Waketum Gerindra

He he he 


Lucu Juga deh Bang Neta Ini 

Arief Poyuono 
Waketum Gerindra