Ulama dan Jawara Banten Doakan Rizal Ramli Memimpin Indonesia ...

- Kamis, 17 November 2022 | 15:53 WIB

Catatan: Arief Gunawan, Pemerhati Sejarah.

PROFESOR Sartono Kartodirdjo menekankan pentingnya mengedepankan peran orang-orang biasa di dalam penulisan sejarah.

Seperti petani, ulama, guru, mahasiswa, dan elemen-elemen lainnya di strata lapisan bawah sebagai sentral. Yaitu dengan menempatkan mereka sebagai pelaku-pelaku utama di dalam perjalanan sejarah.

Menurut pelopor historiografi modern Indonesia ini, visi Indonesiasentrisme perlu diterapkan untuk menggantikan visi Eropasentrisme yang sebelumnya telah menguasai historiografi pada masa kolonial. Yang lebih menempatkan orang-orang Eropa sebagai pelaku utama dalam sejarah Indonesia.

Baca Juga: Member Bersyukur Bisa Ambil Opsi Bantuan Final Setelah Posko SMI Diperpanjang Hingga 2 Desember

Di antara elemen-elemen yang patut dikedepankan itu menurut Sartono termasuk di antaranya adalah peran para jawara.

Peran mereka terbilang penting misalnya pada masa revolusi kemerdekaan dan peristiwa-peristiwa pemberontakan pada paruh waktu abad ke 19 dalam melawan penjajah Belanda.

Sartono sendiri telah menyingung mengenai peran para jawara di dalam bukunya: Pemberontakan Banten 1888.

Buku yang merupakan tesis Sartono di Departemen of Sociology and Modern History of Southeast Asia, Universiteit Amsterdam, Belanda, tahun 1966 ini, memaparkan konflik tanah, pemerasan tenaga kerja, wabah penyakit, kelaparan, dan bencana yang terjadi pada masa itu, yang menyebabkan timbulnya perlawanan rakyat.

Belanda yang kualahan sampai-sampai mengirimkan pasukan tambahan dari Batavia untuk memadamkan pemberontakan yang berlangsung pada medio Juni-Juli 1888 ini, diiringi dengan penangkapan-penangkapan terhadap para tokoh masyarakat, yang terdiri dari para ulama dan jawara.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Tiga Serangkai Angkatan Baru Penulis Muda Indonesia

Jumat, 27 Januari 2023 | 16:49 WIB

PMN dan Kepemilikan Saham Publik di BUMN

Selasa, 3 Januari 2023 | 12:05 WIB

Satria Piningit, Di Mana Kau Berada

Rabu, 28 Desember 2022 | 10:33 WIB

Keniscayaan untuk Gus Yaqut

Rabu, 21 Desember 2022 | 06:31 WIB

Messi atau Deschamps, Now or Never

Minggu, 18 Desember 2022 | 17:34 WIB

Teroris Konstitusi dan Republik Rasa Kerajaan

Senin, 12 Desember 2022 | 11:41 WIB

Titipan dan Saran Visioner

Sabtu, 10 Desember 2022 | 20:27 WIB

Transformasi Perpustakaan Berbasis InklusiĀ 

Senin, 28 November 2022 | 16:00 WIB

Pelayanan Kesehatan dan Keadilan Sosial

Sabtu, 26 November 2022 | 20:11 WIB

Ini Benar-benar Potret Wajah Kita

Jumat, 25 November 2022 | 18:51 WIB
X