Prancis Tim Pertama Lolos Ke-16 Besar, Ulangi Rekor Sempurna 1998?

- Senin, 28 November 2022 | 00:35 WIB
Kylian Mbappe
Kylian Mbappe


HARIANTERBIT.com - 
Timnas sepakbola Prancis berhasil mempertahankan tren positif dengan meraih kemenangan kedua secara beruntun pada babak penyisihan Grup D Piala Dunia 2022, pekan ini.

Skuad asuhan pelatih Didier Deschamp memuncaki tangga klasemen Grup D setelah sukses meraih enam angka dari dua laga yang telah dilalui. Terbaru ialah ketika sukses membenamkan Denmark 2-1 di Stadium 974, Doha, Qatar, Minggu (27/11/2022).

Pun kemenangan atas Denmark yang berstatus sebagai semifinalis Piala Eropa 2020 memastikan Les Bleus, julukan Prancis, menjadi tim pertama yang berhasil melangkahkan kaki ke babak 16 besar Piala Dunia edisi Qatar, tahun ini.

Baca Juga: Main Di ‘Reborn Rich’, Artis Ini Berhasil Curi Perhatian Karena Kecantikan Wajah Miliknya

Meski masih menyisakan satu pertandingan lagi, namun hal tersebut tak berpengaruh bagi Les Bleus kendati menelan kekalahan di laga akhir kontra Tunisia, akhir November mendatang.

Purna laga kontra Denmark, Deschamps pun tak bisa menyembunyikan ekspresi kegembiraannya. Menurut dia, banyak sejumlah mitos yang pada akhirnya berhasil mereka patahkan, termasuk kutukan sebagai juara bertahan.

Prancis merupakan juara pada Piala Dunia edisi 2018 yang berlangsung di Rusia. Dan kini mereka mempertahankan konsistensi dengan lolos ke babak gugur secara cepat. Tak hanya itu, keberhasilan Kylian Mbappe dan kolega juga membuka kans mereka mengulangi memori manis 1998.

Saat itu merupakan kali pertama bagi Prancis merasakan manisnya mengangkat trofi juara Piala Dunia. Dan pada masanya, Deschamps menjadi salah satu pemain yang merasakan euforia tersebut bersama Zinedine Zidane.

Pada 1998, Prancis berhasil meraih titel juara untuk kali pertama. Hebatnya, mereka mengangkat piala dihadapan pendukungnya sendiri dengan status sempurna, yakni menyabet seluruh kemenangan sejak babak penyisihan grup.

Baca Juga: Tiga Drama Korea Terpopuler di Bulan November, Cocok Ditonton Bersama Keluarga

"Saya bangga dengan apa yang telah dilakukan pasukan saya. Kami telah menyegel tempat kami di babak 16 besar dan saya berharap sekarang kami akan finis di puncak klasemen," kata Deschamps.

Argentina Bernapas

Diluar keberhasilan Prancis menjadi tim pertama yang lolos ke babak 16 besar, salah satu kesebelasan favorit lainnya, yakni Argentina, mulai sedikit bernapas ketika memetik kemenangan pada pekan ke-2 Grup C usai menumbangkan Meksiko 2-0 di Lusail, Minggu (27/11/2022).

Pun kemenangan membuka harapan La Albiceleste melangkahkan kaki ke babak 16 besar. Dengan syarat, skuad asuhan pelatih Lionel Scaloni wajib menang pada pekan ketiga atau terakhir Grup C melawan Polandia.

Tentu itu bukan menjadi pekerjaan mudah bagi Argentina, sebab Polandia juga tak ingin menyerah begitu saja. Saat ini Robert Lewandowski dan kawan-kawan memimpin klasemen Grup C dan coba mempertahankan peluang lolos ke babak gugur.

"Kami harus memikirkan apa yang akan terjadi pada pertandingan selanjutnya. Polandia sangat sulit, semua orang akan bermain berbeda (ketika melawan Argentina). Dan mereka tidak hanya melihat Leo (Messi), tetapi semua pemain lainnya," tegas Scaloni.

Kuda Hitam Asia Bertumbangan

Pekan kedua juga turut menghadirkan cerita bagi tim-tim kuda hitam alias kejutan, khususnya yang berasal dari Asia. Semisal Arab Saudi dan Jepang. Dua tim itu tampil 'menggila' pada pekan pertama dengan menghantam finalis Piala Dunia 2014, Argentina dan Jerman.

Baca Juga: Terungkap, Ratu Elizabeth II Berjuang Melawan Kanker di Tahun Terakhir Hidupnya

Arab Saudi lebih dulu mengukir kejutan dengan mengalahkan Argentina 1-2 meski sempat tertinggal 1-0 di babak pertama. Hal yang sama juga dicatatkan Jepang usai menumbangkan Jerman selaku pemenang Piala Dunia 2014 dengan skor 1-2.

Namun kegarangan serta keberuntungan mereka di pekan pertama tidak terlihat pada pekan kedua. Arab Saudi dipaksa menyerah oleh Polandia dengan skor 2-0 di Grup C. Sedangkan Samurai Biru, julukan Jepang, juga takluk oleh Kosta Rika 0-1.

Kendati demikian, Herve Renard selaku juru taktik Arab Saudi telah menggaungkan bangkit kepada pasukannya untuk memetik kemenangan pada pekan ketiga melawan Meksiko.

"Kami tidak kalah pada pertandingan hari ini karena kami kurang beruntung. Kami kalah dari mereka karena kami tidak efisien," pungkasnya.

Editor: Arbi Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Prediksi Everton Vs Arsenal: Ujian Berat The Toffees

Jumat, 3 Februari 2023 | 12:25 WIB

Belum Main, Ten Hag Terus Memuji Sabitzer

Jumat, 3 Februari 2023 | 09:10 WIB

Ke Chelsea, Enzo Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris

Kamis, 2 Februari 2023 | 10:40 WIB

Nicolo Zaniolo Dikabarkan Kembali ke Trigoria

Kamis, 2 Februari 2023 | 09:48 WIB
X