• Minggu, 27 November 2022

Kerusuhan Kanjuruhan, Indonesia Nomor 2 Tragedi Sepakbola Dunia dengan Banyak Korban, Nomor 1 Tahun 1964!

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:54 WIB
Kerusuhan Kanjuruhan membuat Indonesia berada di urutan 2 dalam dafar negara tragedi sepakbola dengan jumlah terbanyak.  (twitter @sitimarsitol)
Kerusuhan Kanjuruhan membuat Indonesia berada di urutan 2 dalam dafar negara tragedi sepakbola dengan jumlah terbanyak. (twitter @sitimarsitol)

HARIANTERBIT.com - Lebih dari seratus suporter meninggal dunia dalam kerusuhan Kanjuruhan usai laga Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu, 1 Oktober 2022. Tragedi sepakbola Indonesia ini membuat nama Indonesia masuk dalam tiga besar kerusuhan sepakbola yang memakan banyak korban jiwa. 

Data terakhir disebut Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta hingga 2 Oktober 2022 tercatat 127 orang meninggal dunia dan 180 lainnya luka-luka.

Dilansir dari laman pricekonomics dalam "Deadliest Soccer Matches in History", mereka mengumpulkan data dari daftar tragedi dalam sepak bola yang menelan korban jiwa terbesar dunia.

Dalam daftar tersebut, memperlihatkan ada tiga tragedi yang paling banyak memakan korban jiwa.

Baca Juga: 7 Drakor Bertabur Bintang akan Tayang 2023, Bikin Penasaran!

Daftar tragedi sepakbola yang menelan korban jiwa terbesar dalam dunia sepak bola. (priceonomics)

Di antaranya adalah tragedi Nasional Estadio Peru dengan 328 korban jiwa, Tragedi Stadion Olahraga Accra Ghana 126 orang, dan tragedi Hillsborough dari Inggris yang menelan korban jiwa sebanyak 96 orang.

Jika dilihat dari tiga daftar teratas, Kericuhan di Stadion Kanjuruhan Malang berpotensi masuk kedalam tragedi yang menelan korban jiwa terbesar dalam sejarah laga sepak bola dunia.

Jumlah korban yang terdata dalam kericuhan seusai laga Arema vs Persebaya itu sudah mencapai 127 orang.
 
Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini 2 Oktober 2022: Gemini, Jujur pada Diri Sendiri

Itu artinya, total korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang melewati jumlah dari Tragedi Stadion Olahraga Accra (Ghana) yang menelan korban jiwa sebanyak 126 orang.

Hal itulah yang membuat tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang disebut-sebut akan masuk ke dalam tiga tragedi yang menelan korban jiwa terbesar dalam dunia sepak bola.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, telah menyebutkan bahwa jumlah korban yang berasal dari anggota polri dan pihak suporter dalam kerusuhan yang terjadi seusai laga Derby Jawa Timur mencapai 127 orang. 
 
Baca Juga: Warganet Tanggapi Perubahan Sikap Lesti Kejora dalam Video Terbaru YouTube Leslar Entertainment

“Telah meninggal 127 orang, 2 diantaranya anggota kepolisian. Yang meninggal di Stadion ada 34, kemudian yang lain meninggal di rumah sakit pada proses penolongan” kata Irjen Nico Afinta dalam press conference pasca pertandingan.

Sementara itu, untuk memberi dukungan pada aparat kepolisian setempat dalam menyelidiki kasus ini, Ketua Umum PSSI Muchamad Iriawan memerintahkan supaya kompetisi BRI Liga 1 2022/2023 dihentikan sementara selama sepekan.

"Untuk sementara kompetisi Liga 1 2022/2023 kami hentikan selama satu pekan," ujar Muchamad Iriawan dalam laman resmi PSSI.***

 

 

Editor: Yuli Terbit

Tags

Terkini

Terbukti, Senegal Masih Terlalu Kuat untuk Tuan Rumah!

Jumat, 25 November 2022 | 23:01 WIB

Harry Kane Dipastikan Fit Pimpin Timnas Inggris vs AS

Jumat, 25 November 2022 | 09:03 WIB

Hazard Kritisi Aksi Tutup Mulut Para Pemain Jerman

Jumat, 25 November 2022 | 08:47 WIB
X