• Selasa, 7 Februari 2023

Menpora Amali Sampaikan Pentingnya DBON untuk Masyarakat dan Prestasi Olahraga Nasional Di UNHAS

- Selasa, 23 Agustus 2022 | 20:17 WIB
Menpora Zainudin Amali saat memberikan kuliah umum dengan materi Pentingnya DBON untuk Masyarakat dan Prestasi Olahraga Nasional di Fakultas Hukum Universitas Hasanudin (FH UNHAS) Makassar, Selasa (23/8/2022)
Menpora Zainudin Amali saat memberikan kuliah umum dengan materi Pentingnya DBON untuk Masyarakat dan Prestasi Olahraga Nasional di Fakultas Hukum Universitas Hasanudin (FH UNHAS) Makassar, Selasa (23/8/2022)

HARIANTERBIT.COM - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali sampaikan pentingnya Desain Besar Olahraga Nasional untuk masyarakat dan prestasi olahraga nasional, saat melakukan Kuliah Umum di Fakultas Hukum Universitas Hasanudin (FH UNHAS) Makassar, Selasa (23/8/2022) di Baruga Prof. DR. H Baharuddin Lopa, SH, FH, UNHAS.

Berdasarkan hasil pemetaan, Menpora Amali menyebut telah ditemukan 13 hal permasalahan utama pada prestasi olahraga nasional. Antara lain, partisipasi dan kebugaran jasmani masyarakat berolahraga yang masih rendah, prasarana dan sarana olahraga masih terbatas dan belum memenuhi standar, sistem pembinaan olahraga prestasi belum dikembangkan dan dilakukan secara sistematis, terencana, berjenjang dan berkelanjutan.

Menpora bergelar Profesor itu pun juga menyebut jika manajemen kompetisi di Indonesia belum berjenjang, rutin, serta berkelanjutan dan tidak sesuai dengan kelompok usia dengan karakteristik cabang olahraga. Bahkan ia mengatakan tenaga keolahragaan belum memenuhi secara kuantitas dan kualitas (lisensi Federasi Internasional).

Baca Juga: FIFA Umumkan Logo World Cup U 20 Indonesia 2023, Menpora Amali: Persiapkan Diri Menjadi Tuan Rumah yang Baik

Oleh karena itu, Menpora Amali menyatakan ada beberapa langkah yang harus dilakukan dalam memajukan olahraga nasional, yang dimulai dari peningkatan budaya berolahraga di masyarakat, sebab menurutnya talenta dan bibit-bibit muda berasal dari masyarakat.

"Mari kita tingkatkan olahraga dikalangan masyarakat, karena banyak talenta-talenta, bibit-bibit muda yang sehat dan itu semua tercantum dalam Desain Besar Olahraga Nasional," ucapnya.

Menpora Amali juga menegaskan bahwa tidak ada jalan pintas dalam meraih sebuah prestasi. Ia pun mengutip pernyataan seorang pakar dan guru besar Anders Ericsson yang menyebutkan dibutuhkan waktu minimum 10 tahun atau 10.000 jam latihan untuk mengantarkan atlet menuju podium juara internasional.

Untuk itu, menurutnya pembinaan atlet jangka panjang merupakan kunci untuk meraih prestasi di tingkat dunia dan itu merupakan sebuah investasi.

"Hanya ada dua peristiwa di mana lagu Indonesia Raya dan bendera Merah Putih dikibarkan di pentas internasional, yakni ketika kunjungan Presiden atau kepala negara ke luar negeri dan yang kedua ketika atlet kita mendapatkan prestasi medali emas. Jadi olahraga ini merupakan upaya kita untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa,” ucapnya.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Arema FC Resmi Berpisah dengan Javier Roca

Selasa, 7 Februari 2023 | 12:35 WIB

Real Madrid Minus Benzema di Piala Dunia Antarklub

Selasa, 7 Februari 2023 | 06:37 WIB

David de Gea Optimis Soal Kontraknya di Old Trafford

Senin, 6 Februari 2023 | 12:50 WIB

Aubameyang Dirumorkan Merapat ke Milan

Senin, 6 Februari 2023 | 11:05 WIB

Inter 1-0 Milan, Nerazzurri Dominasi Derby

Senin, 6 Februari 2023 | 10:40 WIB
X