• Senin, 26 September 2022

Bima Sakti Menangis Usai Bawa Tim Nasional ke Final Piala AFF U16 2022

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 22:59 WIB
Pelatih Tim Nasional Indonesia U-16 Bima Sakti
Pelatih Tim Nasional Indonesia U-16 Bima Sakti

HARIANTERBIT.COM - Pelatih Tim Nasional Indonesia U-16 Bima Sakti menangis terharu dan tak dapat membendung air matanya setelah membawa anak asuhnya berada di babak final Piala AFF U16 2022, pasca menundukkan Myanmar di semi final melalui drama adu pinalti dengan skor akhir 6-5, ketika berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, pada Rabu (10/8/2022) malam WIB.

Suasana haru pun lebih terasa ketika panitia penyelenggara di Stadion Maguwoharjo memutar lagu Bagimu Negeri dan Tanah Airku, sehingga tak hanya Bima Sakti yang meneteskan air mata, namun segenap pemain, offisial serta para penonton pun larut dalam suasana yang bahagia tersebut.

Sebelumnya, M Iqbal Gwijangge cs, harus tertinggal terlebih dahulu oleh gol yang dicetak Nay Min Htet pada menit ke-43. Kedudukan tersebut bertahan hingga turun minum babak pertama.

Entah instruksi apa yang dilakukan oleh Bima Sakti saat di ruang ganti. Permainan anak asuhnya pun sangat berubah di babak kedua. Serangan-serangan sporadis dari sisi kanan, kiri maupun tengah, sehingga mampu membuat repot kiper Myanmar, Sai Thi Ha Naing.

Akan tetapi pada menit ke-69, Indonesia mampu menyamakan keadaan menjadi 1-1. Adalah Muhammad Rizki Afrisal yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-69, setelah tembakan bebas dari luar kotak pinalti, gagal diantisipasi kiper Myanmar.

Mampu menyamakan keadaan, anak asuh Bima Sakti pun mengurung pertahanan, sehingga membuat permainan anak-anak Myanmar tak berkembang. Sebanyak sembilan anak asuh Aung Zaw Myo pun harus turun menemani Sai Thi Ha Naing, sehingga ahanya menyisakan satu pemain saja di depan.

Waktu 90 menit berakhir dengan skor 1-1. Sehingga adu penalti pun tak terhindarkan dan harus dilakukan untuk menentukan pemenang.

Myanmar mendapat kesempatan menendang terlebih dahulu. Tiga penendang pertama Myanmar dan Indonesia sama-sama melakukan tugas mereka dengan baik. Sehingga kedudukan sama kuat 3-3.

Akan tetapi penendang keempat Myanmar Shine Wanna Aung gagal melakukan tugasnya, setelah Andrika berhasil membaca arah bola dan sekaligus menghentikan laju si kulit bundar melalui kedua tangannya. Sedangkan penendang keempat Indonesia, Afrisal sukses melakukan tugasnya dengan baik.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Curacao 3-2, Peringkat Timnas Indonesia Naik!

Sabtu, 24 September 2022 | 22:49 WIB

Indonesia vs Curacao, Cuco Martina: Kami Siap Buktikan

Sabtu, 24 September 2022 | 08:07 WIB
X