• Kamis, 18 Agustus 2022

Tampik Tudingan Negatif, Jordi Amat Beri Klarifikasi Pindah ke JDT

- Rabu, 29 Juni 2022 | 23:41 WIB

HARIANTERBIT.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi turut angkat suara ihwal kepindahan Jordi Amat ke Liga Malaysia dengan merumput bersama klub kaya raya, Johor Darul Ta'zim (JDT) musim depan.

Desas-desus Jordi merumput di Liga Malaysia membuat PSSI cemas. Sebab ini akan menjadi sebuah degradasi dalam karier yang telah dijalani bek naturalisasi berusia 30 tahun.

Yunus pun berharap itu hanyalah rumor belaka dan Jordi melanjutkan kariernya di Eropa. "Harapan kami dia tetap di Eropa, terlepas dia di lobi oleh tim Malaysia. Sampai saat ini Jordi belum sah main di Malaysia," kata dia di kanal Youtube PSSI.

"Kami sudah ingatkan ke dia, bahwa kamu main di Eropa bagus untuk masa depan ketika kamu di timnas Indonesia," jelas pria asal Gorontalo itu menambahkan.

Sebelumnya Jordi berstatus sebagai pemain AS Eupen, klub yang berpartisipasi di kompetisi bergengsi Belgia. Namun pada jendela transfer musim panas ini dilaporkan bahwa sang pemain akan menjadi pemain sah milik JDT.

Banyak pecinta sepakbola Indonesia kecewa terhadap keputusan tersebut. Beragam spekulasi dan tudingan pun akhirnya muncul di linimasa. Semisal, proses naturalisasinya hanya semata untuk mendapatkan status WNI sehingga memuluskan langkah ke JDT dengan kuota pemain asing Asia.

Selain itu, warganet juga menuding Jordi Amat 'mata duitan' lantaran mendapat bayaran mahal dari klub asal Malaysia. Menyikapi hal tersebut, sang pemain pun akhirnya angkat suara.

"Hal pertama yang ingin saya klarifikasi adalah semua tuduhan yang salah terhadap saya, yang mengatakan bahwa saya ingin mendapatkan paspor Indonesia untuk bisa bermain sebagai kuota Asia di tim baru saya, JDT," kata dia dalam akun Twitternya, Rabu (29/6/2022).

"Saya bergabung dengan JDT bukan karena uang semata. Alasan saya bergabung dengan Johor adalah berdasarkan usaha saya beradaptasi di Asia, karena kedekatan dengan Indonesia dan juga memungkinkan saya untuk lanjut berkompetisi di level tertinggi sepakbola Asia, karena JDT bersaing di ACL (Asian Champions League -red)," jelas Jordi.***

 

Editor: Yuli Terbit

Terkini

MU Kalah Lagi, Ini Kata Erik ten Hag

Minggu, 14 Agustus 2022 | 11:53 WIB

Rene Alberts Mundur, Ini Pernyataan Persib Bandung

Kamis, 11 Agustus 2022 | 08:09 WIB
X