• Kamis, 18 Agustus 2022

Gibran Laporkan Kesiapan Solo Gelar ASEAN Para Games 2022 Kepada Menpora Amali

- Selasa, 28 Juni 2022 | 21:41 WIB
Menpora Amali dan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka
Menpora Amali dan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka

HARIANTERBIT.COM - Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka selaku Ketua Pelaksana ASEAN Para Games 2022 (INASPOC), melaporkan kesiapan kotanya dan beberapa kota lainnya terkait gelaran tersebut kepada Menpora Zainudin Amali selaku Ketua Penyelenggara pesta olahraga atlet penyandang disabilitas negara-negara se-ASEAN dalam sebuah rapat koordinasi yang berlangsung di Kemenpora, Selasa (28/6/2022).

“Tadi sudah saya laporkan ke Pak Menpora Amali bahwa persiapannya sudah sangat matang, untuk venue, untuk hotel-hotel, para volunteer sudah sangat siap sekali,” kata Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka dalam sesi konferensi pers usai rakor.

Sebagai Ketua Pelaksana, dirinya pun semakin bersemangat karena dukungan pemerintah pusat, K/L, Jawa Tengah, dan TNI/Polri yang luar biasa, ditambah pengalaman kota Solo yang pernah menggelar ajang serupa pada tahun 2011 lalu, menjadi modal kesiapan tersendiri.

"Suatu kehormatan bagi Kota Solo, kali ini dua kali menjadi tuan rumah perhelatan ASEAN para Games. Semua sudah sangat siap," ucap Walikota Gibran kepada awak media melengkapi keterangan Menpora Amali usai menggelar rapat koordinasi di kantor Kemenpora, Selasa (28/6/2022).
 
Baca Juga: NPC Indonesia: Kami yang Tunjuk Gibran Sebagai Ketua Pelaksana INASPOC, Bukan Presiden Jokowi

Selain berbicara tentang persiapan dan kesiapan dengan bekal pengalaman serta seluruh sumber daya yang ada di pemerintahannya, Walikota Gibran juga menyampaikan tambah semangat ketika seluruh instansi yang terkait memberikan dukungan penuh. "Semua sudah siap dan tambah semangat karena dari pemerintah dan K/L full support," tambahnya.

Sedikit memberikan penjelasan, De' Tjolomadoe yang merupakan eks pabrik gula peninggalan Mangkunegaran yang seyogyanya akan dipakai sebagai salah satu venue ASEAN Para Games, tidak jadi karena secara bersamaan dipakai dengan kegiatan lain.

"Untuk venue di De' Tjolomadoe tidak jadi digunakan karena dipakai kegiatan lain, bukan lantaran bermasalah dengan standard," jelasnya singkat, menjawab pertanyaan awak media.
 

Sementara itu terkait dengan rakor, Menpora Amali menjelaskan hal-hal yang dibahas terkait persiapan dan menyampaikan kepada instansi terkait yang terlibat untuk melaksanakan tanggung jawab dan kewajiban instansi masing-masing.

“Secara keseluruhan apa yang sudah dilaporkan oleh Wali Kota Surakarta atau Wali Kota Solo sebagai pelaksana di lapangan itu sudah membuat kita optimis bahwa kita akan siap menjadi tuan rumah penyelenggara ASEAN Para Games,” ujar Menpora Amali.

Menurut Menpora Amali, BNPB atau Satuan Tugas Covid-19 sangat meminta agar protokol kesehatan menjadi perhatian karena diperkirakan pada saat pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi puncak pandemi Covid-19. Disisi lain, saat ini sudah masuk omicron varian baru yakni B4 dan B5 yang dianggap lebih parah dari varian Delta karena yang diserang paru-paru.

“Kuncinya menjaga kedisiplinan, mohon tetap kita kembali ke seperti saat (Covid-19) varian Delta yang dulu, masker jangan sampai dilepas. Jadi sekarang sudah mulai naik dan perkiraannya pada saat itu kita sedang puncak-puncaknya (pandemi),” katanya.
 
 
 

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

MU Kalah Lagi, Ini Kata Erik ten Hag

Minggu, 14 Agustus 2022 | 11:53 WIB

Rene Alberts Mundur, Ini Pernyataan Persib Bandung

Kamis, 11 Agustus 2022 | 08:09 WIB
X