• Minggu, 3 Juli 2022

NOC Indonesia Gelorakan Pesan Perdamaian di Olympic Day

- Kamis, 23 Juni 2022 | 21:17 WIB
Ketua Komisi Sport for All Ery Erlangga
Ketua Komisi Sport for All Ery Erlangga

HARIANTERBIT.com - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) membawa misi khusus dalam perayaan Olympic Day 2022 yang diperingati pada 23 Juni. Organisasi Non-Pemerintah pimpinan Raja Sapta Oktohari ini menggelorakan misi perdamaian, sebagaimana tema yang diusung Komite Olimpiade Internasional (IOC).

“Melalui perayaan Olympic Day tahun ini, NOC Indonesia menyuarakan dengan sungguh-sungguh pesan perdamaian, sebagaimana tema  yang diusung IOC yakni “Together for a better world,” kata Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari.

Baca Juga: Menpora Amali Tegaskan Sebagai Ketua Panitia Nasional Penyelenggaraan ASEAN Para Games 2022

“Olahraga merupakan sarana yang tepat untuk membawa pesan ini karena   olahraga menjadi alat komunikasi universal untuk mempersatukan, tanpa adanya diskriminasi dan hal lain. Meskipun berkompetisi menjadi juara, olahraga selalu dapat menunjukkan sisi persahabatan dan respek di lapangan.”

Aspek tersebut, dikatakan Okto, menjadi poin utama yang terkandung dalam Olympic Values atau nilai Olimpiade, yaitu excellence (keunggulan), friendship (persahabatan) dan respect (saling menghargai).

Baca Juga: Berkaca Penanganan Pandemi Covid 19, Airlangga Beberkan Upaya Pemerintah Tangani PMK pada Hewan Ternak

Tiga hal ini, dikatakan Okto, kian diperkuat melalui pilar baru Olympic Movement (Gerakan Olimpiade) yaitu sustainability (keberlanjutan), inclusion (keikutsertaan), solidarity (solidaritas) dan peace (perdamaian).  Nilai-nilai ini yang diharapkan dapat membawa kontribusi besar bagi olahraga dunia.

Melalui peringatan Olympic Day, Okto juga menyuarakan pesan perdamaian bagi negara-negara yang tengah berkonflik. Sebab dalam tatanan regulasi olahraga internasional, tak hanya atlet yang akan dirugikan, tetapi  juga dapat berimbas pada negara tersebut yang akan dilarang tampil di multievent internasional.

Baca Juga: Putus Kontrak Kerja Sewenang-wenang, Banyak Isu Sensitif Citilink Bisa Terbongkar ke Publik

Okto juga mengajak federasi cabang olahraga nasional yang masih berselisih paham untuk bisa menyelesaikan situasi yang terjadi. Terlebih  induk organisasi menjadi panutan dan pengayom bagi para atlet dan seluruh stakeholder-nya.

“Kepentingan olahraga bukan pribadi, tetapi kepentingan dan harkat derajat martabat bangsa. Dalam perjalanan friksi bisa saja terjadi, tetapi tujuan dan semangat kita satu, yakni membuat Indonesia Raya berkumandang di seluruh penjuru dunia dan bendera Merah Putih berkibar di puncak tertinggi. Kita harus tunjukkan olahraga Indonesia dapat bersatu demi terciptanya prestasi menuju kancah dunia yang lebih baik,” ujar Okto.

Pada 23 Juni 1894, delegasi dari 12 negara yang berkumpul di Sorbonne sepakat mendukung proposal Pierre de Coubertin untuk menyelenggarakan Olimpiade. Tanggal ini kemudian ditetapkan sebagai hari lahir modern Olympic Movement dan berdirinya IOC.

Baca Juga: Survei Litbang Kompas, 7 Parpol Punya Elektabilitas di Bawah 1 Persen, PSI Masuk Lubang Kubur

Pada Januari 1948, tepatnya pada IOC Session ke-42, para anggota menyuarakan World Olympic Day. Ide ini kemudian direalisasikan lewat penyelenggaraan Olympic Day pertama pada 23 Juni 1948 oleh sembilan NOC, yakni Austria, Belgia, Kanada, Inggris Raya, Portugal, Swiss, Uruguay, dan Venezuela.

Perayaan Olympic Day kemudian menjadi tugas NOC di seluruh  dunia untuk menyebarkan Olympic Values di negara masing-masing. Pada peringatan tahun ini, NOC Indonesia berencana menggelorakan Olympic Day lewat rangkaian program yang sudah dirancang Komisi Sport for All, baik secara daring  melalui talk show dan semangat tagar #moveforpeace #olympic day maupun program luring.

Ketua Komisi Sport for All NOC Indonesia Ery Erlangga mengatakan telah menyiapkan rangkaian acara untuk menyebarkan gerakan Olimpiade di Tanah Air, mulai dari Pameran foto atlet-atlet yang akan menampilkan perjuangan atlet di SEA Games 2021 Vietnam dan acara puncak Olympic Day Run   pada 11 September 2022.

Baca Juga: Citilink Disomasi Gegara Putuskan Kontrak Kerja Seenaknya

“Kami  ingin mensosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat, mulai  usia dini hingga dewasa lewat program-program yang akan dijalankan  Komisi Sport for All NOC Indonesia dalam peringatan Olympic Day tahun ini. Salah satunya dengan menggelar Olympic Day Run yang diharapkan dapat membuat gairah olahraga di Indonesia serta mengenalkan nilai-nilai Olimpiade,” pungkas Ery.

 

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Piala AFF U-19, Indonesia Ditahan Vietnam 0-0

Sabtu, 2 Juli 2022 | 23:20 WIB

Apriyani Fadia Tekuk Ranking 1 Dunia

Sabtu, 2 Juli 2022 | 16:37 WIB

Bek Inter Milan Menanti Masa Depan

Rabu, 29 Juni 2022 | 23:49 WIB
X