• Rabu, 7 Desember 2022

Persembahan Terakhir Greysia untuk Bulutangkis Indonesia Kumpulkan Donasi Senilai Rp156 Juta

- Minggu, 12 Juni 2022 | 20:02 WIB
Greysia Polii saat memberikan giant check donasi untuk Yayasan Saluran Berkat Mandiri (YSBM) melalui laga amal yang menandai pensiunnya peraih emas Olimpiade Tokyo 2021 itu dari perbulutangkisan
Greysia Polii saat memberikan giant check donasi untuk Yayasan Saluran Berkat Mandiri (YSBM) melalui laga amal yang menandai pensiunnya peraih emas Olimpiade Tokyo 2021 itu dari perbulutangkisan

Jakarta, HanTer - Acara perpisahan Greysia Polii sebagai pebulutangkis berlangsung penuh tangis haru. Pemain kelahiran 11 Agustus 1987 itu secara resmi gantung raket dari dunia tepok bulu di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (12/6/2022).

Dalam acara bertajuk "Testimonial Day", inilah persembahan terakhir Greysia untuk bulutangkis Indonesia. Dia mengakhiri kiprah 30 sebagai pebulutangkis dan 19 tahun menghuni Pelatnas Cipayung.

Dalam acara tersebut, dihadiri langsung oleh tamu khusus seperti, Menpora Zainudin Amali, Ketum PP PBSI Agung Firman Sampurna, Ketua Harian PBSI Alex Tirta, Sekjen PBSI Fadil Imran, dan Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari.

Pada acara yang dibuka dengan penampilan dari penyanyi Raisa tersebut, Menpora Amali memberikan apresiasi dengan memberikan jaketnya kepada Greysia yang sudah 30 tahun berkecimpung di dunia bulutangkis Tanah Air.

Tidak heran atas dedikasinya, Menpora Amali berterima kasih atas dedikasi Greysia, dengan menyebut bulutangkis melekat di dalam darah Greys.

Senada dengan Amali, Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna juga memberikan penghormatan dan ucapan terima kasih atas dedikasi, perjuangan dan inspirasi untuk istri Felix Djimin itu. Oleh Sekjen PBSI Fadil Imran, Greysia juga diberi apresiasi, sebagai tanda terima kasih warga Pelatnas Cipayung yang sudah berprestasi besar.

Sebagai pemain, etos Greysia begitu luar biasa. Dengan semangat tidak kenal menyerah, dia bisa bangkit dari keterpurukan di Olimpiade London 2012 dan puncaknya meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

Banyaknya sambutan yang mengalir kepada peraih medali emas Asian Games 2014 itu membuat Greysia merasa terharu. Dedikasinya selama 30 tahun di dunia bulutangkis Indonesia dan 19 tahun bersama Pelatnas Cipayung berakhir dengan manis.

Beberapa gelar juara mulai dari multi event seperti SEA Games, Asian Games hingga Olimpiade telah diraih. Juga gelar-gelar turnamen internasional.

Halaman:

Editor: Hermansyah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Origami, Itu yang Ditinggalkan Timnas Jepang di Qatar

Selasa, 6 Desember 2022 | 16:08 WIB

Dominik Livakovic, Tembok Kokoh Pahlawan Kroasia

Selasa, 6 Desember 2022 | 06:41 WIB

Hebi Marapu Siap Rebut Sabuk Juara di Malaysia

Senin, 5 Desember 2022 | 22:40 WIB
X