• Kamis, 11 Agustus 2022

Jumanta, Peraih Perak SEA Games 2021 Vietnam yang Punya Kehidupan Suram di Masa Kecil

- Senin, 16 Mei 2022 | 14:34 WIB
Jumanta (kedua dari kiri/NOC Indonesia)
Jumanta (kedua dari kiri/NOC Indonesia)

Hanoi, HanTer - Tak terbayangkan bagi Jumanta berangkat ke luar negeri untuk membela negara berkat kerja kerasnya menekuni olahraga wushu. Apalagi, dia hanya anak seorang buruh panggul di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kehidupan masa kecilnya pun suram. Dia suka berkeliaran di jalanan dan menjadi penarik gerobok sampah untuk membantu ekonomi keluarga.

"Saya itu sejak kecil hidup di jalanan dan menjadi penarik gerobak sampah sekalian memungut barang bekas untuk dijual," cerita Jumanta saat ditemui di Arena wushu Cau Giay Gymnasium, Hanoi, Vietnam, Minggu (15/5/2022).

Pria kelahiran Jakarta, 22 Mei 1997 ini mengaku diajak Salim Ayuba, pemilik sasana wushu Ayuba Camp untuk berlatih wushu. Dia menuruti ajakan mantan pelatih wushu nasional tersebut.

"Ya, saya memang mengajak Jumanta yang masih berusia 9 tahun itu untuk berlatih wushu. Saat itu, dia menjadi penarik gerobak sampah dan pemulung barang bekas. Untungnya, dia itu anak baik dan mau menuruti setiap nasehat yang saya berikan," kata Salim Ayuba, peraih emas pertandingan eksbisi wushu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 1996 Jakarta yang dihubungi melalui WhatsApp.

Kini, Jumanta telah memetik hasil kerja kerasnya sejak kecil menjalani latihan wushu. Dia tercatat sebagai peraih medali perak pada PON 2016 Jawa Barat dan medali emas PON 2020 Papua.

Berkat prestasi itu, Jumanta direkrut masuk pelatnas wushu Indonesia dan terpilih memperkuat Kontingen Indonesia di SEA Games 2021 Vietnam. Pada penampilan perdana di ajang pesta olahraga dua tahunan negara Asia Tenggara edisi ke-31 itu, Jumanta hanya mampu meraih perak.

Di pertandingan final kelas 60kg putra yang digelar di Arena wushu Cau Giay Gymnasium, Hanoi, Vietnam, Minggu (15/5/2022), dia kalah dari atlet tuan rumah Vietnam, Bui Truong Giang.

"Saya tidak bisa memberikan perlawanan maksimal di final karena dengkul saya mengalami cedera saat hendak mencoba melepaskan tendangan ke atlet VIetnam itu. Makanya, saya tidak seagresif saat tampil di pertandingan sebelumnya," aku Jumanta.

Halaman:

Editor: Hermansyah Terbit

Sumber: NOC Indonesia

Tags

Terkini

Rene Alberts Mundur, Ini Pernyataan Persib Bandung

Kamis, 11 Agustus 2022 | 08:09 WIB

Serena Williams Umumkan Segera Gantung Raket

Rabu, 10 Agustus 2022 | 10:19 WIB

Filip Kostic Diklaim Sepakat Gabung ke Juventus

Selasa, 9 Agustus 2022 | 22:35 WIB

Lalorta Klaim Frenkie de Jong Bertahan di Barcelona

Senin, 8 Agustus 2022 | 23:06 WIB

Chelsea Merugi Lepas Timo Werner

Senin, 8 Agustus 2022 | 21:43 WIB

Liverpool Seri, Klopp: Fulham Ngotot, Kami Kewalahan

Minggu, 7 Agustus 2022 | 10:48 WIB
X