• Senin, 5 Desember 2022

Menpora Amali Bahas Perubahan Paradigma Olahraga Hingga Target Utama Olimpiade Saat Tinjau Pelatnas Senam

- Selasa, 26 April 2022 | 22:44 WIB
Menpora Amali saat berbincang dengan Rifda Irfanaluthfi cs dan pengurus Persani
Menpora Amali saat berbincang dengan Rifda Irfanaluthfi cs dan pengurus Persani

Jakarta, HanTer - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali meninjau Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (PB Persani) untuk SEA Games 2021 Hanoi di GOR Senam Radin Inten, Jakarta Timur, Selasa (26/4/2022).

Dalam kesempatan ini, Menpora Amali turut menyaksikan aksi Rifda Irfanaluthfi cs., atlet cabang olahraga senam artistik yang sudah menorehkan sejumlah prestasi diantaranya berhasil menyumbang 5 medali di cabang olahraga Senam Artistik pada perhelatan Sea Games 2019.

Disela-sela kunjungan ini, Menpora Amali menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan perubahan paradigma olahraga dimana SEA Games dan Asian Games menjadi sasaran antara menuju target utama yakni olimpiade.

Menurutnya, pada multi event sebelumnya yakni SEA Games dan Asian Games, Indonesia bangga mengirim atlet dengan jumlah yang banyak, sementara tidak semuanya berprestasi. Sehingga dengan adanya perubahan paradigma melalui panduan DBON dan UU Keolahragaan, maka atlet-atlet yang dikirim adalah atlet yang berpretasi dengan rekomendasi tim review berdasarkan data-data prestasi yang ditorehkan sebelumnya.

“Sekarang ini perubahan paradigma besar-besaran di olahraga kita. Pengiriman atlet benar-benar didasarkan pada catatan-catatan yang objektif. Jadi gak ada karena menterinya suka dan tidak suka. Tapi berdasarkan catatan prestasi yang saya dapatkan dari tim review. Target kita sekarang Olimpiade, SEA Games itu step kita untuk ke Asian Games, dan Asian Games step kita menuju ke olimpiade,” kata Menpora Amali.

Pada SEA Games 2019 di Filipina, Indonesia mengirim 841 atlet dari 52 cabang olahraga. Sementara pada SEA Games 2021 (tahun 2022), Indonesia hanya mengirim 476 atlet dari 31 cabang olahraga.

“Waktu itu kita belum punya standar, pokoknya harus sebanyak-banyaknya (atlet). Tapi sekarang kan ada DBON (Desain Besar Olahraga Nasional), ini menjadi standar kita, sehingga kita bisa mempertanggungjawabkan bahwa yang kita kirim ini sesuai dengan apa yang sudah direview,” ujarnya.

Menurutnya, kedepan untuk pengiriman atlet ke SEA Games dan Asian Games akan lebih diperketat lagi. Sementara untuk olimpiade atlet harus berjuang karena ada kulifikasi. “Kita akan perkuat betul persyaratan dan tesnya, bukan hanya by document. Tapi dari tes fisik dan lain sebagainya,” ujarnya.

Pada kunjungan tersebut, Menpora Amali didampingi Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Chandra Bhakti, Wakil Ketua Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia SEA Games 2022 Ade Lukman, dan Ketua tim review Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) Kemenpora, Prof. Dr. Moch Asmawi dan Wakil Ketua II PB Persani Dian Arifin.

Halaman:

Editor: Hermansyah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Target Indonesia Raih 6 Emas di Kejuaraan WJWC 2022

Minggu, 4 Desember 2022 | 22:15 WIB

Belanda vs AS Siapa Menang Ini Catatannya

Sabtu, 3 Desember 2022 | 17:51 WIB
X