Eko Belum Dipanggil untuk Pelatnas, Chandra Bhakti Janji akan Komunikasi dengan PABSI

- Jumat, 21 Januari 2022 | 23:00 WIB
Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Chandra Bhakti
Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Chandra Bhakti

Jakarta, HanTer - Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Chandra Bhakti angkat bicara terkait lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan yang belum mendapatkan surat pemanggilan melakukan pelatnas untuk menghadapi SEA Games Hanoi, Vietnam pada 12-23 Mei 2022 dan Asian Games Hangzhou, Zhajian, China, 10-25 September 2022 mendatang.

Chandra Bhakti berjanji akan mengkoordinasikan soal peraih empat medali di Olimpiade tersebut dengan Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI). "Saya akan koordinasikan dengan PB PABSI," kata Chamdra Bhakti saat dihubungi Jumat (21/1/2022).

Mengingat SEA Games dan Asian Games sudah ditetapkan sebagai sasaran, kata Chandra, Kontingen Indonesia yang diberangkatkan ramping tetapi produktif dalam meraih medali. "SEA Games dan Asian Games jadi sasaran antara. Jadi, Kemenpora ingin Kontingen Indonesia yang dikirim harus ramping tetapi produktif medali. Sasaran kita ke depan Olimpiade sesuai DBON," tegasnya.

Khusus menghadapi SEA Games Hanoi 2022, Chandra Bhakti berharap seluruh induk-induk organisasi sudah menjalankan program pemusatan latihan atlet nasional (Pelatnas) pada Februari mendatang.

Sebelumnya, Eko Yuli Irawan menyatakan kesiapannya kembali membela Merah Putih di SEA Games Hanoi 2022 dan Asian Games Hangzhou 2022. Namun, dia mengaku belum mendapat surat resmi pangilan dari PB PABSI untuk masuk pelatnas, namun dirinya melakukan latihan mandisi di rumahnya.

"Saya siap tampil di SEA Games Vietnam 2022 maupun Asian Games China 2022. Saat ini, saya belum mendapat surat resmi panggilan pelatnas dari PB PABSI," kata Eko Yuli Irawan.

Surat panggilan pelatnas itu, kata Eko, sangat penting baginya sebagai syarat administrasi yang bisa dilakukan pada saat pemanggilan atlet. Apalagi, posisinya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). 

"Biasanya setiap atlet yang masuk pelatnas mendapat panggilan resmi yang ditembuskan kepada Pengprov PABSI tempatnya bernaung. Surat itu juga penting bagi saya apalagi sebagai ASN," jelas Eko yang terus menjalani latihan di rumahnya.

Meski belum mendapat panggilan, Eko tetap menunggu apalagi akan ada Seleksi Nasional (Seleknas) untuk memilih lifter yang akan direkrut masuk dalam pelatnas SEA Games maupun Asian Games 2022.

Halaman:

Editor: Hermansyah

Tags

Terkini

Jadwal Indonesia Masters 2023 Memasuki Hari Ketiga

Kamis, 26 Januari 2023 | 13:50 WIB

Sam Allardyce Ungkap Bobroknya Performa Everton

Kamis, 26 Januari 2023 | 08:25 WIB

Danau Toba Siap Sukseskan F1 Powerboat 2023

Rabu, 25 Januari 2023 | 19:13 WIB
X