Italia Tetap Pede Meski Langkah Menuju Qatar 2022 Tertunda

- Rabu, 17 November 2021 | 01:51 WIB
Pertandingan Irlandia Utara vs Italia (ilustrasi/ist)
Pertandingan Irlandia Utara vs Italia (ilustrasi/ist)

Belfast, HanTer - Kejutan terjadi di grup C. Italia yang berstatus sebagai juara Piala Eropa gagal mempercepat langkah menuju putaran final Piala Dunia 2022. Itu tak lepas setelah tim asuhan Roberto Mancini ditahan imbang 0-0 saat bertandang ke markas Irlandia Utara di Windsor Park, Belfast, Selasa (16/11/2021).

Hasil imbang tersebut membuat Italia harus menyerahkan tampuk pimpinan yang sebelumnya mereka kuasai kepada Swiss selaku pesaing terberatnya. Gli Azzurri, julukan Italia, turun satu peringkat ke urutan dua dengan mengemas 16 poin dari delapan laga yang telah dilalui di klasemen akhir grup C.

Tentu saja beragam pertanyaan besar muncul mengapa Italia gagal memetik kemenangan sehingga langkah mereka untuk mempercepat asa menuju Qatar tahun depan tertunda. Yang jelas, Mancini enggan mempermasalahkan hasil tersebut. 

Memang, sang pelatih cukup kecewa. Akan tetapi nasi sudah menjadi bubur. Tiket otomatis telah digenggam Swiss usai memuncaki klasemen akhir. Kendati demikian, Mancini tetap percaya diri pasukannya mampu tampil ke Piala Dunia 2022 meski harus berjuang kembali di babak play-off.

Ia yakin tragedi yang sama empat tahun silam ketika Italia gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 Rusia dibawah komando Gian Piero Ventura, tak akan terulang kembali. "Jelas saya kecewa dengan hasil ini," katanya dikutip BT Sport.

"Kami membuat hidup menjadi rumit untuk diri kami sendiri dan kualifikasi seharusnya sudah disegel setidaknya dua pertandingan lalu. Kami memiliki peluang dan tidak memanfaatkannya, sekarang kami harus tetap membumi, karena masih ada kemungkinan lolos ke Piala Dunia."

"Saya terus percaya bahwa kami adalah tim yang hebat. Kami harus menemukan kembali ketenangan kami. Bulan Maret akan menjadi sesuatu yang berbeda. Ini adalah pertandingan sistem gugur, jadi akan ada lebih banyak peluang untuk bermain dan menang," tegasnya.

Ditempat yang sama, striker Italia, Andrea Belotti mengakui gagalnya Azzurri dalam upaya mempercepat langkah menuju Qatar tak lepas lantaran melempemnya lini depan. Ia pun bersiap apabila turut menjadi kambing hitam atas hal itu, sebab memang tak bisa dipungkiri permasalahan terjadi di ujung tombak.

"Ada kepahitan dan kekecewaan yang besar, karena kami memiliki kualifikasi di tangan kami, tetapi terkadang sepak bola bisa berubah seperti itu. Ini sangat mengecewakan," katanya dikutip RAI Sport.

"Kami melakukan beberapa kesalahan, tidak hanya hari ini, tetapi juga banyak peluang yang gagal kami konversi melawan Swiss. Kami memiliki begitu banyak peluang selama beberapa pertandingan terakhir dan bola tidak mau masuk. Penguasaan bola tidak berarti apa-apa jika bola tidak masuk ke gawang," jelas Belotti mengakhiri. 

Editor: Hermansyah

Tags

Terkini

X