HARIANTERBIT.COM - Karateka Indonesia berharap anggaran untuk pemusatan latihan nasional (Pelatnas) SEA Games 2023 Kamboja segera cair. Itu tak lepas lantaran kejuaraan multievent tingkat Asia Tenggara digelar kurang dari dua bulan, tepatnya 51 hari lagi.
Ditengah agenda yang makin dekat, diketahui bahwa beberapa cabang olahraga (cabor) termasuk Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI) belum mendapatkan kucuran dana pelatnas dari pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Ternyata hal tersebut berdampak kepada persiapan yang telah dimatangkan induk cabor dalam upaya memberikan dukungan terbaik kepada seluruh atlet yang akan berlaga di SEA Games 2023 Kamboja pada 5-17 Mei mendatang.
Mewakili rekan-rekannya, salah satu karateka senior Indonesia, Cok Istri Agung Sanistyarani mengakui jika macetnya anggaran pelatnas dari pemerintah berdampak kepada kebutuhan mereka, termasuk gaji bulanan.
Meski begitu, Cok memaklumi bahwa hal itu acap terjadi setiap awal pergantian tahun, namun ia tentu berharap dalam waktu dekat anggaran pelatnas bisa mengucur, terutama pada bulan Maret ini.
"Hal ini sebenarnya sudah biasa terjadi di setiap awal tahun. Itu pasti selalu seperti ini, jadi sudah terbiasa dan mudah-mudahan harapannya bisa segera cair, karena kita juga dikejar (target -red), terutama pelatih yang dikejar program," kata Cok Istri Agung Sanistyarani kemarin saat ditemui di kawasan Jakarta, saat melakukan persiapan jelang SEAKF 2023.
Dengan salary yang terlambat, menurut karateka putri asal Bali itu otomatis program pelatih jadinya juga terhambat, lantaran harus terpenuhinya perlengkapan latihan, suplemen dan segala macam pendukung lainnya.
"Mudah-mudahan setelah pulang SEAKF nanti anggaran dari pemerintah bisa segera turun supaya persiapan kita yang tinggal 1 bulan lagi benar-benar maksimal," jelas karateka yang menyumbang emas Kumite -55 Kg Putri pada SEA Games 2021 Vietnam itu.
Seperti diketahui, sebelum melangkahkan kaki ke Kamboja untuk mengarungi SEA Games 2023, tim karate-do Indonesia akan mengasah kemampuan pada kejuaraan single event tingkat Asia Tenggara bertajuk SEAKF 2023 di Manila, Filipina pada 16-19 Maret 2023 mendatang.
Artikel Terkait
Gabung ke Pelatnas, Asnawi Akan Lakoni Uji Coba Terakhir Timnas U-23
Menpora Amali Bahas Perubahan Paradigma Olahraga Hingga Target Utama Olimpiade Saat Tinjau Pelatnas Senam
Tinjau Pelatnas Taekwondo, Menpora Amali Percaya Atlet Ukir Prestasi
Harapan Menpora Amali Usai Tinjau Pelatnas Voli Putra-Putri untuk SEA Games 2021
CdM SEA Games 2021 Hanoi Ferry Kono Imbau Atlet Tetap di Pelatnas dan Jaga Prokes Selama Idul Fitri
Kegagalan Pelatnas Cipayung di Indonesia Open 2022, Evaluasi Rionny: Fisik dan Teknik Pemain Harus Dibenahi
Tatap Piala AFF, 30 Pemain Jalani Pelatnas Timnas U-19 di Jakarta
Jovan Purnomo Kaget Saat Dipanggil Masuk Pelatnas Junior Menghadapi Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII 2022
Melalui Indonesia Open Aquatic Championship 2022 Menpora Minta Jadi Ajang Jaring Talenta Muda Masuk Pelatnas
NOC Indonesia Sebut Pelatnas Pencak Silat dan Kun Bokator Bukti Kongret Solidaritas Olahraga ASEAN