Refleksi Akhir Tahun; Tim Kampanye Paslon 01 Pertegas Jokowi Islami

Danial
 Refleksi Akhir Tahun; Tim Kampanye Paslon 01 Pertegas Jokowi Islami

Jakarta, HanTer - Akhir tahun 2018 tinggal hitungan jam.  Sekretaris Tim Kampanye Paslon 01 Jokowi-KH Ma’ruf Amin pun melakukan evaluasi guna memantapkan jalan kemenangan bagi Jokowi-KH Ma’ruf Amin menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2019 - 2023.

Sekretaris Tim Kampanye Paslon 01, Hasto Kristiyanto menyerukan agar tetap fokus pada narasi Indonesia Maju. Karena narasi Indonesia Maju sangat relevan dan memiliki pijakan historis yang kuat.

"Indonesia seharusnya dibangun dengan rasa percaya diri, bukan dengan pikiran negatif seperti menyamakan Indonesia sama dengan negara miskin Haiti, Rwanda dll, dan ancaman bubar," kata Hasto di Jakarta, Rabu (26/12/2018).

Hasto menuturkan, berbagai narasi dari kubu sebelah termasuk pengalaman fitnah dan hoax yang telah menjadi tradisi sejak Obor Rakyat 2014 tidak perlu ditanggapi. Apalagi terkait issue agama. Saat ini rakyat Indonesia sangat percaya penuh pada keIslaman Jokowi dan KH Ma’ruf Amin. KeIslaman yang dijabarkan dalam hati yang baik, perbuatan baik; hati yang menerangi penuh welas asih dan rasa bangga pada bangsanya.

"KeIslaman yang membawa damai, menentramkan dan menghadirkan Islam sebagai Rahmatan Lil’ alamin. Mata hati itulah instrumen yang dipakai," paparnya.

Hasto mengungkapkan, yang disampaikan terkait Narasi Indonesia Maju dan keislaman Jokowi adalah kesimpulan dari pertemuan dengan KH Abuya Muhtadi Dimyathi. Dalam pertemuannya, KH Abuya Muhtadi Dimyathi menitipkan saudaranya KH Ma’ruf Amin agar diperjuangkan dengan semangat 45.

"Semua dalam frekuensi yang sama tentang Islam yang membawa damai dimana Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin itu sangat Islami”, ujar Hasto sambil memaparkan hasil safari politik di Banten pekan lalu.

Hasto memaparkan, menjelang tutup tahun 2018 ini sebaiknya seluruh warga bangsa melakukan perenungan dengan mata hati bahwa pemilu itu sarana mencari pemimpin.

“Menjadi pemimpin bangsa yang begitu beragam dari Sabang sampai Merauke itu memerlukan kebesaran jiwa, kerendahan hati untuk selalu menyatu dan berguru dengan rakyat; bukan sebaliknya tampil emosional dan menyederhanakan kepemimpinan nasional hanya urusan tafsiran harga makanan pokok semata. Kita mencari pemimpin dengan rekam jejak, program dan prestasi yang jelas dan yang sudah teruji tahan terhadap fitnah,” jelas  Hasto memaknakan refleksi kepemimpinan nasional akhir tahun.

Hasto mengingatkan, kepada seluruh tim kampanye, para jubir, para relawan, Jokowi dan Kyai Ma’ruf agar tidak terpancing oleh strategi dan narasi kampanye Prabowo.

“Kalau tidak percaya, setiap ketemu rakyat, coba tanyakan apa tiga keberhasilan Pak Prabowo? Bertanya kalau perlu kasih hadiah, pasti itu pertanyaan yang tidak mudah di jawab oleh masyarakat. Karena itu, kita setia pada jalan kita, jalan Jokowi untuk semua; jalan yang positif; jalan tanpa fitnah dan hoax; jalan dengan prestasi nyata. Terlebih dengan sosok Kyai bijaksana yang mendampingi Pak Jokowi, KH Ma’ruf Amin. Keduanya adalah cermin kepemimpinan Indonesia Raya,” pungkasnya.

#Tim   #Kampanye   #Paslon   #01