Tolak Rangkap Jabatan Wali Kota Batam, 500 Massa Berunjuk Rasa 

***
Tolak Rangkap Jabatan Wali Kota Batam, 500 Massa Berunjuk Rasa 
Ratusan warga berunjuk rasa/ ist

Batam, HanTer -  Ratusan masyarakat Batam yang tergabung dalam Gerakan Batam Nusantara Bersatu turun ke jalan untuk menyatakan penolakan terhadap kebijakan pemerintah pusat melalui melalui Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution. 

Maklum, Menko Perekonomian diduga akan menerapkan rangkap jabatan Wali Kota Batam secara ex officio menjabat Kepala BP Batam. Sontak, kebijakan tersebut mendapat penolakan keras dari masyarakat Batam, Jumat (21/12/2018).

Dikutip dari Batamtoday, sebanyak 500 lebih massa Gerakan Batam Nusantara Bersatu berkumpul di lapangan Welcome To Batam (WTB), Batam Center, sejak pukul 13.00 WIB. Para pengunjuk rasa membawa spanduk-spanduk penolakan rangkap jabatan Wali Kota Batam itu.

"Kami minta ditunda dulu putusan Dewan Kawasan atas rangkap jabatan Wali Kota Batam sebagai ex-officio Kepala BP Batam sampai masa politik selesai," kata Irwan, salah satu pengunjuk rasa, di lapangan WTB. 

Dikatakan Iwan, jangan sampai keputusan tersebut menggiring perkembangan Kota Batam ke arah politik. 
"Kalau mau membangun Kota Batam, ex-officio bukanlan langkah yang tepat. Seharusnya mencari tahu perkembangan pembangunan sebenarnya di Kota Batam, jangan hanya mendengar dari sebelah pihak," ungkapnya. 

Di tempat sama, ratusan aparat kepolisian terlihat mulai berjaga di WTB agar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Batam berjalan aman dan kondusif.


 

#Tolak   #Wali   #Kota   #Batam