Koorporatif Dalam Proses Penyidikan, Bareskrim Tidak Lakukan Penahanan Terhadap Habib Bahar

Oni
Koorporatif Dalam Proses Penyidikan, Bareskrim Tidak Lakukan Penahanan Terhadap Habib Bahar
Habib Bahar bin Smith

Jakarta, HanTer - Penyidik Bareskrim Polri memutuskan untuk tidak menahan Habib Bahar bin Smith terkait ceramah yang dianggap menghina Presiden Joko Widodo. Hal itu diungkapkan Karopenmas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

Dedi mengungkapkan, kendati pimpinan Majelis Pembela Rasulullah itu telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian, namun penyidik menilai jika Habib Bahar koorporatif dalam penyelidikan.

"Alasan teknis penyidik, yang bersangkutan masih korporatif dalam proses penyidikan yang dilakukan oleh penyidik," kata Brigjen Dedi, Jumat (7/12/2018).

Menurut dia, Habib Bahar ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik mendapatkan dua alat bukti.

"Ya dari hasil gelar (perkara) terpenuhi unsur pidananya dan penyidik menemukan dua alat bukti," katanya seprti dilansir Antara.

Pemeriksaan polisi terhadap Habib Bahar pada Kamis (6/12) merupakan tindak lanjut dari pelaporan ormas Cyber Indonesia ke polisi terkait video ceramah Habib Bahar yang diduga mengandung ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo.

Video yang dipermasalahkan merupakan video rekaman ceramah Habib Bahar pada 8 Januari 2017 dalam peringatan Maulid Nabi di Palembang, Sumatera Selatan. Dalam kasus ini, polisi menjerat Habib Bahar dengan Pasal 16 angka 2 Jo Pasal 4 huruf b angka 2 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis .