Prabowo: Indonesia Bukan Milik Segelintir Orang

sammy
Prabowo: Indonesia Bukan Milik Segelintir Orang
Prabowo saat menghadiri reuni aksi 212

Jakarta, HanTer - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto kembali mengingatkan, Indonesia bukan mlik segelintir orang saja dan tidak boleh yang segelintir orang tersebut semakin kaya raya, namun di lain sisi masih banyak orang tidak jelas masa depannya dan tidak jelas tujuan hidupnya.

"Saudara-saudara, sebagai manusia yang terhormat, saudara pasti ingin untuk hidup dengan berdiri di atas usaha dan jerih payahnya sendiri. Karena itu pemerintah sebuah negara yang terhormat, pemerintah itu harus benar-benar menjaga kekayaan dan sumber alam dan sumber daya ekonomi yang dimilki oelh negara ini," kata Prabowo dalam acara Peringatan Hari Disabilitas Ke 26 di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Pada acara ini Ketua Umum Gerindra tersebut mengemukakan, tidak boleh ada perbedaan antara penyandang disabilitas dengan yang lainnya untuk mendapatkan kehidupan yang layak. Prabowo mengatakan, hak-hak disabilitas yang masih banyak tidak terpenuhi, ke depan sudah tidak terjadi lagi.

"Komunitas disabilitas wajib kita perjuangkan untuk dapat hidup layak sebagai manusia terhormat di negara ini.Cita-cita tiap manusia dari agama manapun, dari suku manapun, dari ras manapun, dari kelompok manapun, kehendak untuk hidup layak itu adalah sama bagi seluruh mausia di bumi ini," kata Prabowo dalam acara Peringatan Hari Disabilitas Ke 26 di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Oleh karena itu, Capres nomor urut 02 ini mengajak seluruh elemen masyarakat agar berjuang untuk hidup dan masa depan yang jauh lebih baik.

"Karena itu juga di Republik Indoensia kita harus berjuang agar seluruh rakyat kita hidup terhormat dan hidup layak.Perjuangan saya, perjuangan kawan-kawan saya," tegasnya.

Jangan Golput

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo dihadapan ratusan penyandang disabilitas, Hashim mengajak mereka untuk ikut mensukseskan Pemilu dan Pilpres 2019 dengan menggunakan hak pilihnya. Ia juga mengatakan, selama ini Gerindra berjuang di DPR untuk hak-hak kaum disabilitas dengan menjadi inisiator disahkannya UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

"Kami perlu bantuan saudara-saudara, Kami perlu pertolongan saudara-saudara.Kami perlu dukungan saudara-saudara.Kami perlu suara saudara-saudara. Karenanya jangan golput, jangan golput, bantu saudara-saudaranya datang ke TPS, dampigi ke TPS," kata Hashim dalam sambutannya.

Hashim memastikan, jika Prabowo-Sandi terpilih menjadi Presiden 2019-2024 maka pelaksanaan UU Penyandang Disabilitas akan bisa dijalankan. Pasalnya, hingga dua tahun setelah disahkannya UU tersebut, pemerintah belum juga mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) untuk membuat petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (Juklak Juknis) UU Penyandang Disabilitas.